
Pengalaman Birokrasi di Kampus yang Penuh Tantangan
Di kampus, birokrasi sering kali terasa seperti film horor yang panjang dan penuh kejutan. Mahasiswa seringkali harus melewati berbagai proses administratif yang rumit hanya untuk mendapatkan informasi sederhana. Misalnya, ketika ingin menanyakan jadwal kuliah, mereka harus pergi ke bagian akademik terlebih dahulu. Jika ingin mengajukan surat keterangan, biasanya disuruh ke ruangan lain. Dan saat sampai di sana, malah diberi tahu untuk kembali lagi ke tempat semula.
Proses seperti ini membuat banyak mahasiswa merasa lebih lelah dalam mengurus dokumen daripada mengerjakan skripsi. Namun, hal tersebut kini mulai berubah. Di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, birokrasi yang rumit mulai menjadi kenangan masa lalu.
SobiChat: Asisten Virtual Berbasis AI
Salah satu inovasi terbaru yang diluncurkan oleh UBSI adalah SobiChat, sebuah asisten virtual berbasis AI yang siap menjawab berbagai pertanyaan administratif tanpa perlu meninggalkan WhatsApp. SobiChat bukanlah chatbot biasa. Ia bisa diajak berbicara tentang jadwal kuliah, biaya, status pendaftaran, hingga masalah teknis lain yang biasanya membingungkan.
Kerja SobiChat tidak terbatas waktu. Ia bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, tanpa pernah izin sakit atau membutuhkan kopi. Yang paling penting, SobiChat tidak pernah bersikap dingin atau tidak ramah.
Melalui SobiChat, kami ingin teknologi menjadi sahabat mahasiswa, bukan tembok birokrasi baru, ujar Naba Aji Notoseputro, Co-Founder Yayasan BSI, dengan nada yakin. Ia percaya bahwa digitalisasi bukan hanya soal sistem canggih, tetapi juga tentang empati dalam bagaimana teknologi bisa hadir untuk mempermudah kehidupan, bukan memperumit.
Proses Digital yang Menyeluruh
Hampir semua proses di UBSI sudah digital, mulai dari pendaftaran, ujian, hingga ijazah digital. SobiChat menjadi simbol terbaru dari semangat tersebut, sebuah jembatan antara generasi yang dulu terbiasa dengan formulir kertas dan generasi yang lebih nyaman menggunakan chat.
Yang menarik, banyak mahasiswa mengatakan bahwa SobiChat lebih cepat dan sabar dibandingkan pegawai kampus sungguhan. Bayangkan saja, jika pada jam dua pagi seseorang bertanya tentang biaya kuliah, jawaban akan langsung diberikan tanpa drama. Coba bayangkan jika mereka harus datang ke bagian administrasi, belum tentu adminnya sudah bangun jam dua pagi.
Perbedaan yang Jelas
Di saat banyak kampus masih bingung membedakan antara chatbot dan chat admin, UBSI sudah melangkah lebih jauh. Di dunia pendidikan modern, yang penting bukan lagi siapa yang punya gedung paling tinggi, tapi siapa yang paling cepat menjawab kebutuhan mahasiswanya, tutup Naba dalam keterangan Ahad (26/10/2025).
Komentar
Kirim Komentar