Saya bangun lebih awal, karena jam menunjukkan belum sembilan pagi. Artinya hari ini saya, Fenni, dan kak Rere datang lebih cepat ke lokasi piknik di hutan GBK. Kami ingin memastikan area yang akan kami gunakan untuk berpiknik sudah siap.
Sayangnya, ketika tiba di depan hutan GBK, ternyata sedang ada aktivitas loading barang untuk sebuah acara. Kami mencoba masuk, namun malah ditegur oleh petugas. Dengan sedikit kesal, kami keluar sambil mencari alternatif tempat lain yang lebih cocok untuk piknik.
Rencana piknik ini sudah direncanakan sejak awal tahun, tetapi selalu tertunda karena jadwal yang tidak sesuai. Kali ini, kami berusaha menjalankannya meski dengan sedikit perubahan. Awalnya kami mempertimbangkan Tebet ECO Park, tetapi mengingat jaraknya yang cukup jauh dari stasiun MRT, kami memutuskan untuk beralih ke Taman Literasi Blok M.
Setelah semua memberi tahu lokasi masing-masing, kami bertiga naik MRT menuju Blok M BCA. Meskipun harus mengeluarkan biaya tambahan, rasanya setiap pengorbanan itu layak demi merayakan piknik yang sudah lama ditunggu-tunggu.
Di grup kecil kami, kami berdiskusi tentang apa saja yang perlu dibawa. Ada yang membawa alas piknik, camilan, dan lainnya. Saat tiba di Taman Literasi, sempat ada rasa khawatir karena takut kena usir. Namun, kak Rere memberi semangat bahwa banyak orang yang suka piknik di sana.
Kami membentangkan alas piknik yang diisi dengan banner bekas dari Fenni. Piknik kali ini dihadiri oleh Sharfina, Kak Fitri, Kak Rere, Kak Zarna, Fenni, dan Efa. Meskipun jumlahnya sedikit, kami memiliki rencana untuk saling berbagi ilmu dan belajar bersama.
Pada bulan Oktober ini, saya mengambil cuti dua hari untuk beristirahat sejenak dari rutinitas yang melelahkan. Selain itu, saya juga ingin bertemu teman-teman kompasiner yang sudah merencanakan piknik sejak awal tahun.
Alhamdulillah, piknik di Taman Literasi bisa berjalan tanpa gangguan. Sayangnya, Efa tidak bisa bergabung karena masih di Kediri. Ia akan tiba di Jakarta pada hari Sabtu. Meskipun kurang lengkap, kami tetap bersemangat.
Dress code kami kali ini adalah "Cewek Kue" dengan warna-warna ceria seperti hijau, kuning, ungu muda, dan pink. Kami sempat video call dengan Efa, yang tetap ceria dan cantik seperti biasanya. Salut sekali dengan kualitas tulisan dan semangatnya.
Piknik Versi Kami Ngapain Aja? Banyak yang penasaran, kami pikniknya ngapain aja? Tenang, pasti ada manfaatnya. Kami membawa makanan sendiri, termasuk kue ulang tahun dan keripik untuk merayakan ulang tahun Kompasina yang ke-17 tahun. Ini artinya Kompasina sudah memasuki masa ABG. Senang melihat media tempat belajar menulis ini berkembang.
Kak Zarna membawa makanan khas daerah yang ia buat sendiri. Kak Fitri membawa pisang goreng spesial yang membuat saya nostalgia. Fenni membawa roti yang menarik, sementara Sharfina membawa minuman teh dalam botol. Saya sendiri membawa kue pasar dari area stasiun Bogor.
Obrolan kami beragam, mulai dari kepenulisan hingga traveling dan film. Kami juga melakukan banyak foto dengan pakaian "Cewek Kue" dan hasilnya ada 57 foto di handphone saya. Kak Rere punya ide brilian untuk mengambil video dengan alat yang lengkap.
Mayoritas dari kami suka berbicara, tapi ada juga yang lebih tenang. Semua beragam, baik dalam pakaian maupun cara interaksi. Menjelang Dzuhur, kami berfoto di luar mall dengan latar langit dan awan.
Setelah puas, kami berpisah. Beberapa pulang, beberapa lanjut ke acara lain. Saya, Sharfina, dan Kak Rere berencana shalat di mall dan mencari makan siang. Setelah itu, kami kembali ke tujuan masing-masing.
Saya bersyukur bisa menghabiskan satu hari cuti untuk bertemu dan berbincang dengan mereka, walau kurang Efa. Semoga piknik berikutnya bisa lebih lengkap dan rencana tercapai.
Spesial untuk aiotrade, selamat ulang tahun ke-17 ya (Happy sweet seventeen aiotrade). Terima kasih sudah menjadi rumah yang nyaman untuk menulis dan menyimpan ingatan. Melalui aiotrade, saya bertemu banyak teman-teman yang supportif dan berbagi ilmu.
Terima kasih sobat kompasiner sudah membaca artikel sederhana ini. Have a great day!
Komentar
Kirim Komentar