
Tempat Kedai Kopi di Lokasi Terpencil yang Menarik
Koffee shop atau kedai kopi menjadi salah satu tempat yang cukup mudah ditemui di berbagai kota di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, ada berbagai macam konsep coffee shop tradisional hingga modernyang mudah dijumpai. Umumnya, kedai-kedai tersebut berada di kota-kota besar, dan semakin jauh seseorang dari peradaban, semakin sulit menemukan coffee shop.
Meski demikian, bukan berarti hal mustahil untuk menemukan kedai kopi di daerah yang terpencil. Berikut ini adalah 4 coffee shop dengan lokasi terpencil di dunia yang menarik untuk dikunjungi:
1. Airship Coffee Roasters, Arkansas, AS
Airship Coffee Roasters adalah tempat perhentian populer di tengah jalur yang umum dilalui para pesepeda gunung dan pecinta alam yang ada di Bentonville, Amerika Serikat. Bentonville bahkan dijuluki sebagai "ibu kota bersepeda gunung dunia" karena menawarkan sistem jalur terpadu yang menyambut pesepeda dari semua tingkat.
Airship Coffee Roasters menjadi salah satu lokasi yang menarik di tengah jalur. Ini adalah coffee shop yang dibangun sederhana dengan konsep kafe terbuka. Bayangkan sebuah kedai kopi di tengah hutan, tempat aroma kopi sangrai segar berpadu dengan aroma alam.
Airship Coffee Roasters adalah tempat yang cocok bagi Anda yang ingin bersantai bersama teman/kerabat, membaca buku, atau sekedar menenangkan pikiran. Bagi Anda yang ingin berkunjung, pastikan untuk membawa buku, teman, atau pikiran Anda. Sebab coffee shop ini tidak menyediakan Wi-Fi publik.
2. Riverbank Coffee, Inggris
Riverbank Coffee adalah sebuah kedai kopi yang berada di sebuah tikungan Sungai Mersey, tepatnya di Jalur Trans Pennine di Manchester. Kedai kopi ini dibangun pada 2020 oleh empat sahabat yang memperhatikan bahwa para pendaki, pesepeda, dan penduduk setempat sering berkumpul di sana. Mereka kemudian mempertimbangkan untuk membuka kedai kopi atau coffee shop di tempat tersebut.
Anda bisa menikmati kopi ala outdoor di hutan dengan pemandangan sungai. Ada juga gubuk-gubuk terbuka sebagai ruang berkumpul saat hujan gerimis. Hal yang menarik adalah, salah satu pemiliknya merupakan instruktur yoga, dan ia sering kali menawarkan kelas yoga luar ruangan di tempat.
3. Goter Hut, Perancis
Bertengger dengan hati-hati di jalur pendakian, Goter Hut digunakan oleh 75 persen pendaki yang mencoba mendaki Gunung Blanc melalui jalur umum. Goter Hut membutuhkan waktu lima jam untuk mencapainya dengan berjalan kaki, dan menjadi tempat perlindungan dan bermalam bagi para pendaki.
Sebelumnya, lokasi ini menjadi tempat peristirahatan sejak 1854, dan hanya mampu menampung empat pendaki sekaligus. Pada 2013, Goter Hut diubah menjadi bangunan menyerupai pesawat ruang angkasa yang kini mampu menampung 120 orang setiap malam. Tidak seperti kedai kopi lain, kafe ini buka pukul 2 pagi, menawarkan sarapan hangat dan secangkir kopi bagi mereka yang ingin mencapai puncak sebelum matahari terbit.
Giant dibuka pada tahun 2014 untuk membantu mendukung masyarakat setempat, pertanian, dan membantu memperkuat upaya konservasi.
4. Coffee Afloat, Selandia Baru
Coffee Afloat adalah kedai kopi yang ada di Ngarai Sungai Cromwell, tepat di sebelah jalur sepeda paling spektakuler di Selandia Baru. Kafe ini dibangun dengan konsep kedai kopi apung yang dibangun di sepasang perahu ponton yang dikenal dengan Coffee Afloat and Burger Afloat.
Coffee Afloat menjadi tempat persinggahan yang sempurna bagi pesepeda, pejalan kaki, dan petualang yang mencari racikan kopi dan burger. Lokasinya yang berada di tepi danau Dunstan membuat kedai kopi terapung ini hanya dapat diakses dengan sepeda, berjalan kaki, atau perahu.
Coffee Afloat terletak di tengah jalur antara Kawasan Warisan Cromwell dan Desa Bersejarah Clyde.
Komentar
Kirim Komentar