
Kunjungan Bupati Majalengka ke Curug Sempong
Di tengah rimbunnya pepohonan dan jalur setapak yang licin setelah diguyur hujan, Bupati Majalengka Eman Suherman terlihat menuruni bukit kecil dengan tongkat di tangan dan sepatu boots. Di belakangnya, tampak sejumlah perangkat desa, para pejabat hingga masyarakat yang ikut mendampingi. Mereka menyusuri jalan sempit menuju Curug Sempong, salah satu air terjun eksotis yang tersembunyi di Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Suasana di lokasi begitu alami. Kicau burung bersahutan dengan gemericik air dari arah lembah, seolah menyambut langkah rombongan orang nomor satu di Pemkab Majalengka tersebut. Rerumputan liar menjulang di kanan-kiri jalan setapak, akar pepohonan besar menjadi pijakan alami. Tak mudah memang menuju ke sana, medannya masih terjal, jalannya sempit, dan sebagian harus ditopong batang kayu agar tidak tergelincir.
Namun, semua lelah terbayar ketika dari kejauhan terdengar derasnya air yang jatuh dari tebing batu yang tinggi. Saat tiba di lokasi air terjun, suasana seketika berubah magis. Tebing batu hitam menjulang tinggi dihiasi sulur-sulur akar yang menggantung. Air Curug Sempong mengalir deras ke kolam alami berwarna bersih, namun saat itu coklat muda akibat hujan. Tempat ini seolah menjadi rahasia alam yang baru ditemukan kembali.
Saya sudah bersepakat dengan masyarakat, Pak Kuwu akan membuat akses jalan yang lebih baik dan lebih lebar. Curug Sempong ini potensinya luar biasa. Di Majalengka Kota, nanti tidak hanya dikenal dengan wisata Paralayang, tapi juga Curug Sempong, tutur Eman di sela kunjungannya, Jumat (25/10/2025).
Menurut Eman, Curug Sempong merupakan potensi wisata alam yang belum banyak dikenal, namun memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan pecinta alam dan fotografi. Mantan Kadis PUTR iji menilai, dengan perbaikan akses jalan dan penataan lingkungan sekitar, destinasi ini bisa menjadi ikon wisata baru di Majalengka bagian kota.
Ini masih jalan setapak, tapi nanti akan kita buka supaya lebih mudah dijangkau oleh wisatawan. Kita ingin masyarakat sekitar juga merasakan manfaat ekonomi dari potensi alam ini, ujarnya.
Curug Sempong sendiri berada di kawasan perbukitan Desa Sidamukti. Akses ke lokasi dari Alun-Alun Majalengka sekitar 20-30 menit dengan jarak tempuh sekira 10 KM dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, dilanjutkan trekking menuruni bukit sejauh kurang lebih 500 meter.
Meski belum memiliki infrastruktur wisata lengkap, keaslian alamnya justru menjadi daya tarik tersendiri. Bisa menjadi 'mutiara baru' di jantung Majalengka Kota.
Potensi Wisata yang Menanti Pengembangan
Curug Sempong memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Dengan perbaikan akses jalan dan fasilitas pendukung, lokasi ini dapat menarik lebih banyak pengunjung, terutama dari kalangan pecinta alam dan fotografer. Selain itu, pengembangan wisata di area ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan wisata Curug Sempong antara lain:
- Peningkatan akses jalan: Memastikan jalur menuju air terjun aman dan nyaman untuk dilewati oleh pengunjung.
- Penataan lingkungan: Melakukan pembersihan dan perawatan area sekitar untuk menjaga kebersihan dan keindahan alam.
- Pengelolaan sampah: Membuat sistem pengelolaan sampah yang efektif agar tidak mengganggu keindahan alam.
- Edukasi pengunjung: Memberikan informasi kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan dan menjaga kelestarian alam.
Dengan perencanaan yang matang dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, Curug Sempong dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati oleh wisatawan lokal maupun internasional.
Komentar
Kirim Komentar