Batam Tingkatkan Infrastruktur Air Bersih

Batam Tingkatkan Infrastruktur Air Bersih

Advertisement

Upaya Pemerintah Kota Batam dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih

Kota Batam terus berupaya memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah mainland. Penyediaan air bersih menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Untuk itu, Pemko dan BP Batam terus meningkatkan kapasitas layanan serta memperkuat infrastruktur air minum agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata dan berkelanjutan.

"Kami menempatkan penyediaan air bersih sebagai prioritas utama. Pemerintah harus hadir memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan baik dan berkeadilan," ujarnya pada Minggu (26/10/2025).

Proyek Strategis untuk Meningkatkan Sistem Distribusi Air

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan pelanggan, BP Batam mempercepat sejumlah proyek strategis untuk memperkuat sistem distribusi air di berbagai kawasan. Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah penambahan kapasitas jaringan pipa berkapasitas 370 liter per detik (lps) di Waduk Muka Kuning. Selain itu, BP Batam juga membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Waduk Duriangkang dengan kapasitas 500 lps dan Waduk Tembesi dengan kapasitas 230 lps.

Dengan tambahan kapasitas tersebut, Batam kini diproyeksikan mengalami surplus air hingga 230 lps setidaknya sampai akhir 2025. Hal ini akan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara lebih optimal.

Jalur Pipa Alternatif untuk Mengurangi Risiko Gangguan

Selain proyek penambahan kapasitas, pemerintah juga menyiapkan jalur pipa alternatif di sejumlah kawasan seperti Happy Garden. Metode pengeboran 1,5 meter di bawah jalan digunakan untuk menghubungkan ke pipa utama. Upaya ini menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi gangguan akibat kerusakan pipa distribusi.

Amsakar menambahkan bahwa Pemko dan BP Batam juga memprioritaskan revitalisasi fasilitas eksisting seperti pompa, filter, dan sistem perpipaan lama agar gangguan suplai air ke masyarakat dapat diminimalkan.

Komitmen untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Warga

"Kami ingin setiap rumah di Batam memiliki akses air bersih yang layak. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal kesejahteraan dan kualitas hidup warga," tutup Amsakar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar