
Peristiwa Meninggalnya Seorang Pria Akibat Longsoran Batu di Tambang Ilegal
MEDAN, aiotrade Seorang pria bernama Mangapul (45) meninggal dunia setelah tertimpa longsoran batu di bekas penambangan batu padas ilegal yang berada di Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kejadian ini terjadi pada Jumat (24/10/2025), dan menimbulkan duka bagi keluarga serta masyarakat sekitar.
Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua temannya, Soniagam Nainggolan dan Jonter Manik, mendatangi lokasi tambang untuk mencari nafkah dengan cara memahat batu padas menggunakan martil.
Mereka bertiga bekerja secara terpisah dengan jarak masing-masing sekitar 50 meter, namun di lokasi penambangan yang sama, ujar Walpon saat dihubungi aiotrade dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/10/2025).
Tidak lama setelah mulai memahat batu, Soniagam dan Jonter mendengar suara reruntuhan batu di lokasi tempat korban bekerja. Mendengar hal tersebut, kedua saksi langsung mendekat sambil memanggil-manggil korban. Namun, korban tidak menjawab. Lalu, kedua saksi pun melihat bahwa korban sudah tertimpa reruntuhan batu tersebut.
Saat itu, kedua saksi langsung berusaha menggulingkan batu yang menimpa tubuh korban. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit. Peristiwa ini menjadi duka besar bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Walpon menambahkan bahwa setelah kejadian, tim inafis Polres Taput segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata lokasi tambang tersebut tidak memiliki izin atau ilegal.
Pihak kepolisian juga masih mendalami siapa pemilik tambang ilegal tersebut. Walpon menjelaskan bahwa selama ini warga sering mengambil batu padas di lokasi itu. Korban ini adalah warga biasa. Karena tambang ini sudah tidak beroperasi lagi, masyarakat sekitar sering memanfaatkannya untuk mencari nafkah, tutupnya.
Faktor-Faktor yang Berkontribusi pada Kejadian Ini
Beberapa faktor dapat menyebabkan kejadian seperti ini terjadi, antara lain:
- Kurangnya pengawasan terhadap aktivitas tambang ilegal, yang sering kali tidak memiliki izin resmi.
- Tidak adanya tanda peringatan atau alat keselamatan yang memadai di lokasi tambang.
- Risiko tinggi dari aktivitas penambangan, terutama jika dilakukan tanpa pengawasan teknis dan kesadaran akan bahaya.
Pentingnya Kesadaran dan Pengawasan
Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap risiko yang ada dalam aktivitas penambangan. Selain itu, pemerintah dan aparat hukum harus lebih aktif dalam mengawasi dan memberantas tambang ilegal agar tidak terjadi kejadian serupa di masa depan.
Dengan langkah-langkah preventif dan edukasi yang tepat, diharapkan kejadian seperti ini bisa diminimalisir dan keselamatan masyarakat dapat terjaga.
Komentar
Kirim Komentar