Warga Guworejo Sragen Kehilangan Rumah Dapur Akibat Angin Ekstrem

Warga Guworejo Sragen Kehilangan Rumah Dapur Akibat Angin Ekstrem

Warga Guworejo Sragen Kehilangan Rumah Dapur Akibat Angin Ekstrem

Advertisement

Peristiwa Rumah Dapur Roboh Akibat Angin Kencang di Sragen

Pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Sebuah rumah dapur milik warga setempat, Suparni (57 tahun), roboh rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang. Kejadian ini menyebabkan kerusakan besar dan membuat penghuni rumah merasa syok.

Rumah dapur tersebut memiliki ukuran 8 meter x 8 meter dan terbuat dari kayu. Menurut informasi yang diperoleh, hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut menjadi penyebab utama kejadian ini. BPBD Kabupaten Sragen, melalui Kepala Pelaksana R Triyono Putro, menjelaskan bahwa kejadian ini berdampak pada dua penghuni rumah lainnya.

Meskipun kondisi rumah dapur sangat parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi dialami oleh pemilik rumah. Diperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp 10.000.000. Selain itu, rumah dapur tersebut tidak dapat digunakan lagi untuk aktivitas memasak.

"Rumah dapur tersebut sudah tidak bisa digunakan untuk memasak," jelas R Triyono Putro. "Kejadian tersebut membuat penghuni rumah syok, untuk korban jiwa tidak ada."

Proses Pembersihan dan Bantuan Masyarakat

Setelah kejadian tersebut, puluhan orang dari warga sekitar melakukan kegiatan gotong royong untuk membersihkan puing-puing dari rumah dapur yang roboh. Proses pembersihan dilakukan pada hari yang sama, yaitu Minggu, 26 Oktober 2025.

Kegiatan ini menunjukkan solidaritas masyarakat setempat yang cepat tanggap dalam menghadapi bencana alam. Meski tidak ada korban jiwa, dampak psikologis terhadap penghuni rumah tetap menjadi perhatian serius. Mereka masih merasa trauma akibat kejadian yang tiba-tiba tersebut.

Penyebab dan Tindakan Pencegahan

Angin kencang yang terjadi di wilayah Guworejo merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan rumah dapur tersebut roboh. Cuaca ekstrem seperti ini sering kali terjadi di daerah-daerah yang berbatasan dengan dataran rendah atau area pegunungan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap cuaca yang tidak menentu.

BPBD Kabupaten Sragen juga menyarankan agar warga memperkuat struktur bangunan, terutama yang terbuat dari bahan ringan seperti kayu. Selain itu, penting untuk mengikuti informasi cuaca dari instansi terkait agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Kesimpulan

Peristiwa robohnya rumah dapur di Desa Guworejo menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini tetap meninggalkan dampak yang signifikan baik secara fisik maupun psikologis. Dengan adanya kepedulian dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan dapat membantu proses pemulihan lebih cepat.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar