Laporan Terkini tentang Kehilangan Wanita Lansia di Sungai
Seorang wanita lansia berusia 73 tahun, bernama Fatimah, dilaporkan hilang di sungai setelah hanyut. Kejadian ini terjadi di Desa Embacang, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir. Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa Fatimah terakhir kali terlihat pada hari Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 18.15 sore.
Upaya pencarian untuk menemukan korban sedang dilakukan oleh TNI dan aparat Polsek Tanjung Batu. Wilayah yang menjadi fokus pencarian mencakup sepanjang sungai dan area hutan di sekitar desa. Kapolsek Tanjung Batu Iptu Iwanto Putra menyampaikan bahwa tim gabungan terus melakukan penyisiran dengan harapan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Penyebab Kehilangan
Berdasarkan keterangan dari keluarga, Fatimah pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya. Dulu, ia pernah hilang di hutan dan juga pernah tercebur ke sungai, namun berhasil diselamatkan. Hal ini menunjukkan bahwa korban memiliki riwayat pengalaman serupa yang bisa menjadi faktor dalam kejadian kali ini.
Menurut Iwanto, diduga Fatimah mengalami disorientasi arah atau kebingungan akibat faktor usia lanjut. Kondisi ini membuatnya tersesat di sekitar wilayah hutan dan sungai. Dengan kondisi fisik yang semakin rentan, kemungkinan besar korban tidak mampu menavigasi lingkungan sekitarnya dengan baik.
Upaya Pencarian yang Dilakukan
Polsek Tanjung Batu melibatkan Basarnas dan relawan tambahan untuk memperluas area pencarian. Tim pencari berupaya maksimal dalam menemukan Fatimah, dengan fokus pada daerah-daerah yang dianggap berpotensi sebagai tempat korban bersembunyi atau berlindung.
Proses pencarian masih berlangsung hingga saat ini. Iwanto berharap doa dari masyarakat dapat membantu proses pencarian agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Rekomendasi dan Harapan
Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memberi dukungan kepada para petugas yang sedang melakukan pencarian. Selain itu, kehadiran relawan sangat penting dalam mempercepat proses pencarian dan memberikan bantuan darurat jika diperlukan.
Masyarakat diharapkan tetap menjaga informasi yang diberikan oleh pihak berwenang dan tidak menyebarkan berita yang belum jelas sumbernya. Dengan kerja sama antara pihak kepolisian, Basarnas, dan masyarakat, diharapkan kejadian seperti ini dapat segera terselesaikan dengan baik.
Komentar
Kirim Komentar