
Peningkatan Kesadaran Warga dalam Pengelolaan Sampah
Walikota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa saat ini kemampuan warga dalam memilah dan mengolah sampah telah meningkat. Meski demikian, ia menilai kapasitas sarana dan prasarana yang ada masih perlu ditingkatkan. Hal ini dapat terlihat dari timbunan sampah di beberapa titik kumpul yang tidak ditentukan.
Farhan mengajak seluruh warga Bandung untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota. Ia menekankan bahwa semangat menjaga kebersihan harus menjadi budaya, bukan hanya kegiatan insidental. Menurutnya, setiap akhir pekan di Bandung sering diisi oleh berbagai acara, seperti Pawai Persib, Pasar Seni ITB, Festival Asia Afrika, hingga Pawai Kendaraan Hias Kota Bandung.
"Sebagai tuan rumah, kita harus selalu menjadi kota yang bersih di akhir acara. Kota Bandung tidak akan bersih kalau hanya pemerintah yang bekerja. Tapi jika semua warga ikut serta, Bandung bisa menjadi kota yang bersih, beres, dan membanggakan," ujarnya pada hari Ahad, 26 Oktober 2025.
Berkeliling ke 126 Kelurahan
Farhan menyebutkan bahwa beberapa RW di Kota Bandung sudah mencapai level champion dalam pengelolaan sampah. Namun, jumlahnya masih sedikit. Ia menegaskan akan terus meninjau langsung kondisi lapangan guna memastikan upaya pengelolaan sampah berjalan baik.
Sosok berusia 55 tahun ini mengungkapkan bahwa dirinya telah berkeliling ke 25 kelurahan. Masih ada sekitar 126 kelurahan lainnya yang akan dikunjungi satu per satu.
"Insyaallah, saya akan datangi satu per satu setiap Senin sampai Jumat untuk melihat kondisi sebenarnya," kata Walikota Bandung dengan tegas.
Pentingnya Kepedulian Bersama
Dalam kesempatan ini, Farhan menekankan bahwa kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat. Ia berharap warga dapat lebih aktif dalam menjaga lingkungan sekitar mereka.
Kehadiran acara-acara besar di Bandung setiap minggu membuat kebersihan menjadi prioritas utama. Dengan partisipasi aktif warga, Farhan yakin Bandung bisa menjadi kota yang bersih dan nyaman bagi semua penduduknya.
Langkah Konkret untuk Menciptakan Budaya Kebersihan
Selain berkeliling ke berbagai kelurahan, Farhan juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Ia menekankan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan perlu dilakukan secara konsisten.
Ia berharap masyarakat dapat memilah sampah secara benar dan menggunakan fasilitas yang tersedia. Dengan begitu, kebersihan kota bisa terjaga tanpa membebani pemerintah saja.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meski ada peningkatan kesadaran, masih banyak tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sampah. Farhan mengakui bahwa infrastruktur pengelolaan sampah perlu diperbaiki agar dapat mendukung kebutuhan masyarakat.
Ia berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama antara pemerintah dan warga. Dengan kolaborasi yang kuat, Farhan yakin Bandung dapat menjadi contoh kota yang bersih dan ramah lingkungan.
Komentar
Kirim Komentar