Video - Mahasiswa Gaza, Thailand, dan Malaysia Ikut Pelatihan Darurat FK Unimal

Video - Mahasiswa Gaza, Thailand, dan Malaysia Ikut Pelatihan Darurat FK Unimal

Video - Mahasiswa Gaza, Thailand, dan Malaysia Ikut Pelatihan Darurat FK Unimal

Pelatihan Tanggap Darurat Bencana di FK Unimal

Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) mengadakan pelatihan dan simulasi tanggap darurat bencana yang bertajuk Disaster Integrated Response Exercise and Training (DIRECT). Acara ini berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 24 hingga 26 Oktober 2025, di Pangkalan TNI-AL Rancong, Lhokseumawe. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi berbagai jenis bencana alam.

Advertisement

Pelatihan ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara FK Unimal dan beberapa instansi ternama seperti TNI-AL, MER-C Training Center, RAPI, serta BPBD. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari FK Unimal, tetapi juga melibatkan delegasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Delegasi tersebut terdiri dari peserta yang berasal dari Palestina dan Thailand, serta delegasi dari Universiti Pertahanan Nasional Malaysia.

Palaksa Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (KH) R Johan Edi Syahputra menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal. Ia menekankan pentingnya kesiapan TNI-AL dalam bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pemberdayaan masyarakat, terutama dalam penanganan bencana alam. Selain itu, ia juga berencana untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan bakti sosial bidang kesehatan yang ditujukan bagi masyarakat sekitar.

Upaya Mewujudkan Keunggulan dalam Kedokteran Kebencanaan

Dekan FK Unimal Muhammad Sayuti menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas untuk menciptakan keunggulan dalam bidang kedokteran kebencanaan. Indonesia sebagai wilayah yang rawan bencana menjadi latar belakang utama pentingnya kesiapsiagaan dan kompetensi medis yang tangguh.

Melalui program DIRECT, FK Unimal berkomitmen untuk menyiapkan calon dokter yang tidak hanya memiliki kemampuan klinis yang baik, tetapi juga mampu dalam manajemen kebencanaan, koordinasi lintas sektor, serta kepemimpinan dalam situasi darurat. Sayuti menekankan bahwa fakultas berupaya mencetak lulusan yang tangguh, cepat tanggap, empatik, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi.

Partisipasi dan Dukungan Berbagai Pihak

Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, panitia, dan mahasiswa yang telah berdedikasi dalam mempersiapkan acara ini. Dengan adanya kerja sama yang kuat dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan pelatihan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada mahasiswa dalam menghadapi berbagai skenario bencana. Melalui simulasi dan latihan intensif, peserta diharapkan mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dalam situasi darurat. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya persiapan dini dan tindakan responsif dalam menghadapi bencana.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat jaringan kerja sama antara institusi pendidikan, lembaga pemerintah, dan organisasi non-pemerintah dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar