
Kecelakaan Truk Pengangkut Tanah di Jalur Alternatif Sukabumi
Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur alternatif arah Bogor menuju Kota Sukabumi, tepatnya di Jalan Raya, Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/10/2025).
Satu unit truk pengangkut tanah dari proyek pembangunan jalan tol dikabarkan terguling dan menumpahkan seluruh muatannya ke badan jalan. Tumpahan tanah yang cukup tebal menutupi hampir seluruh permukaan jalan, sehingga akses kendaraan dari dua arah sempat tidak bisa melintas.
Salah seorang pengendara, Maulana Hidayat (32) mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika truk yang melaju dari arah Nagrak menuju Cibadak diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun.
"Truknya oleng pas turunan di tikungan, terus langsung terguling. Tanahnya tumpah ke jalan, semua kendaraan langsung berhenti," ujarnya kepada Tribunjabar.id.
Terkini, arus lalulintas dari kedua arah tidak bisa terlewati dan pengendara khusus mobil yang mengarah dari Nagrak menuju Cibadak harus melalui jalan Karangtengah menuju jalur utama Sukabumi - Bogor. "Kalau motor bisa lewat melalui jalan Santiong ka arah Sukajadi Stasiun Cibadak," ucap Maulana.
Dampak Kecelakaan terhadap Arus Lalu Lintas
Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan parah di area tersebut. Banyak pengendara terpaksa mencari jalur alternatif untuk melewati lokasi kecelakaan. Beberapa pengemudi memilih untuk berhenti dan menunggu proses evakuasi selesai agar dapat melanjutkan perjalanan.
Beberapa pengguna jalan mengeluhkan kesulitan dalam mengatur rute perjalanan akibat kondisi jalan yang tertutup tanah. Hal ini juga menyebabkan peningkatan risiko kecelakaan karena pengemudi mungkin tidak terbiasa dengan jalur yang digunakan sebagai alternatif.
Proses Evakuasi dan Penanganan
Terkini, tanah yang menutupi bahu jalan tersebut tengah dievakuasi ke bahu jalan oleh kendaraan berat Excavator. Proses evakuasi ini dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu arus lalu lintas yang sudah mulai bergerak perlahan.
Meskipun ada upaya dari pihak terkait, proses evakuasi membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat volume tanah yang cukup besar. Selain itu, adanya kendaraan berat yang digunakan dalam proses evakuasi juga turut memperlambat laju arus lalu lintas.
Kondisi Terkini dan Perkembangan
Saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan masih mengalami gangguan. Meski beberapa kendaraan telah berhasil melewati jalur alternatif, tetapi kondisi jalan yang rusak dan tertutup tanah masih menjadi tantangan bagi pengemudi.
Banyak pengendara memilih untuk menunggu hingga proses evakuasi selesai sebelum melanjutkan perjalanan. Beberapa dari mereka juga memberikan informasi kepada pengemudi lain melalui media sosial atau komunitas pengendara untuk menghindari lokasi kecelakaan.
Tindakan yang Dilakukan Pihak Berwajib
Terkait peristiwa tersebut, belum ada keterangan resmi dari Satlantas Polres Sukabumi. Namun, pihak kepolisian diperkirakan sedang melakukan investigasi terkait penyebab kecelakaan tersebut. Mereka juga akan memastikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan aman.
Selain itu, pihak terkait juga akan memperbaiki kondisi jalan yang rusak akibat kecelakaan. Proses perbaikan ini akan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi.
Kesimpulan
Kecelakaan yang terjadi di jalur alternatif Sukabumi menunjukkan pentingnya kesadaran pengemudi dalam menjaga kecepatan dan kewaspadaan saat melintasi jalan menurun. Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan bagi pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan jalan agar dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Dengan adanya proses evakuasi dan perbaikan jalan, diharapkan arus lalu lintas dapat kembali normal dalam waktu dekat. Namun, para pengemudi tetap diminta untuk berhati-hati dan mengikuti petunjuk lalu lintas yang diberikan oleh pihak berwajib.
Komentar
Kirim Komentar