
SMAN 1 Sungailiat Gelar LDKS dan Launching Program SABUHNAJID
SMAN 1 Sungailiat, yang berada di Kabupaten Bangka, menggelar latihan dasar kepemimpinan siswa (LDKS) serta launching program SABUHNAJID (Sajadah Subuh Natak Masjid) pada tanggal 24 hingga 25 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 87 siswa-siswi dari kelas X dan XI. Program ini bertujuan untuk membangun karakter siswa melalui kegiatan spiritual dan kepemimpinan.
Program SABUHNAJID menjadi sebuah gerakan pembiasaan ibadah subuh berjemaah yang menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta cinta kepada Sang Pencipta. Dengan adanya program ini, siswa diajarkan untuk memiliki kebiasaan spiritual yang kuat, sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Kepala SMAN 1 Sungailiat, Ali Akbar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas rohani, tetapi merupakan bagian dari proses panjang dalam membentuk kepribadian siswa. "Melalui Sajadah Subuh Natak Masjid, kami ingin menumbuhkan kebiasaan spiritual yang menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Ali Akbar, Minggu (26/10).
Menurutnya, program ini mencerminkan delapan dimensi profil lulusan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara TNI Angkatan Laut, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kampus Polman Babel, Bidang Kesiswaan, Pembina OSIS, serta Guru Pendidikan Agama menjadi pilar kuat dalam keberlangsungan program ini.
Mereka bekerja sama membangun budaya positif yang mampu menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual, kedisiplinan, dan kedalaman spiritual siswa. Dari kegiatan kepemimpinan yang melatih tanggung jawab hingga sajadah subuh yang menumbuhkan ketenangan batin, SMAN 1 Sungailiat sedang memupuk generasi yang berakhlak kuat, berdisiplin tinggi, dan berjiwa Indonesia Hebat.
"Karena setiap fajar yang disambut dengan doa dan niat baik akan selalu melahirkan pemimpin masa depan yang bercahaya," tambah Ali Akbar.
Program ini juga mendapatkan dukungan dari pihak Pengawas Satuan Pendidikan. Ati Lasmanawari, Pengawas Satuan Pendidikan, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. "Kegiatan ini seperti benih kebaikan yang disemai di hati siswa. Suatu saat akan tumbuh menjadi pohon karakter yang rindang dan meneduhkan banyak jiwa. Semoga langkah kecil ini terus tumbuh menjadi gerakan besar yang menginspirasi," ujarnya.
Manfaat dan Tujuan Program SABUHNAJID
- Pembentukan Karakter: Program SABUHNAJID dirancang untuk membentuk karakter siswa yang lebih baik melalui kebiasaan beribadah subuh secara berjemaah.
- Peningkatan Disiplin: Dengan mengikuti kegiatan ini, siswa dilatih untuk lebih disiplin dalam menjalankan aktivitas harian.
- Penguatan Keimanan: Ibadah subuh berjemaah membantu siswa memperkuat keyakinan dan ketakwaan terhadap Tuhan.
- Pengembangan Kepemimpinan: Melalui LDKS, siswa dilatih untuk menjadi pemimpin yang tangguh dan bertanggung jawab.
Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program
- TNI Angkatan Laut: Memberikan dukungan dalam hal pelatihan dan pengembangan keterampilan kepemimpinan siswa.
- Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: Memastikan program ini sesuai dengan visi dan misi pendidikan daerah.
- Kampus Polman Babel: Menyediakan sumber daya dan materi pendidikan yang relevan.
- Bidang Kesiswaan: Mengkoordinasi kegiatan dan memastikan partisipasi aktif siswa.
- Pembina OSIS dan Guru Pendidikan Agama: Bertugas dalam memandu dan mengarahkan siswa selama kegiatan berlangsung.
Komentar
Kirim Komentar