Melda Safitri, Dari Kehancuran Rumah Tangga ke Kesuksesan yang Menyala
Melda Safitri, seorang perempuan asal Aceh Singkil, kini menjadi sorotan setelah kisah hidupnya viral di media sosial. Awalnya, ia dicerai suaminya menjelang pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) di wilayah tersebut. Namun, kini ia telah mengalami perubahan besar dalam hidupnya.

Pada Jumat (24/10/2025), Melda Safitri diundang untuk tampil dalam podcast Denny Sumargo. Ini menjadi momen penting bagi dirinya setelah melalui masa sulit dalam kehidupannya. Ia kini terlihat lebih percaya diri dan bahagia, berbeda dari saat awal kisahnya viral ketika ia menangis karena diceraikan oleh suaminya.
Selebgram Shella Saukia, yang sebelumnya memberikan bantuan kepada Melda, juga turut merayakan kesuksesan ibu dua anak ini. Lewat unggahan di Instagram, Shella membagikan foto Melda yang didampingi managernya saat bertemu dengan Denny Sumargo. Foto tersebut menggambarkan babak baru dalam hidup Melda, yang kini tampak lebih cerah.
Lewat akun Facebook pribadinya, Melda menyampaikan rasa syukur atas dukungan warganet yang membantunya bertemu dengan Shella Saukia dan Denny Sumargo. Ia menyatakan bahwa semua berjalan lancar dan berharap masa depannya akan semakin baik.
Denny Sumargo diketahui mengundang Melda untuk berbicara tentang kisah hidupnya. Meski belum tayang di YouTube, Denny membagikan sedikit informasi mengenai pernyataan Melda terkait nasib suaminya, yang berinisial JS. Setelah beredar kabar jika JS diisukan dipecat sebagai PPPK, Denny membantah hal tersebut.
Ga Dipecat kok tadi katanya, ujar Denny menjawab pesan dari netizen yang menyebut suami Melda dipecat.
Selain itu, Denny membuat polling terkait jadwal penayangan video podcast yang akan tayang pada Sabtu atau Senin mendatang. Bingung juga ada yang mau besok, ada yang mau senin, kita polling ajah lah, ujarnya.
Sebelumnya, Shella Saukia memberikan bantuan modal usaha untuk Melda. Tangis Melda pecah saat menerima uang segepok sebesar Rp50 dari Shella. Selain uang, Shella juga memberikan satu handphone. Tujuannya adalah agar Melda bisa menggunakan bantuan tersebut sebagai modal usaha dan bangkit demi anak-anaknya.
Shella juga dikabarkan akan menjadikan Melda sebagai model fashion untuk lini busana muslim bisnis SS miliknya. Ini menjadi langkah baru dalam kiprah Melda setelah mengalami krisis rumah tangga.
Awal Kekacauan dalam Rumah Tangga
Awal kisah pernikahan Melda dan suaminya, JS, berawal dari pertengkaran kecil di rumah. Ketika suaminya pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan, terjadi perselisihan. Pertengkaran ini terjadi tepat tiga hari sebelum sang suami menerima SK PPPK.
Padahal, Melda mengaku telah membelikan baju korpri suaminya dari hasil jualan sayur. Namun, malah diceraikan oleh suaminya. Ia mengungkapkan bahwa suaminya marah-marah dan mengucapkan kata-kata kasar hingga melukai harga dirinya.
Malam itu juga, suami Melda pergi bersama rekannya hingga pulang larut malam. Karena kesal, Melda membalas ucapan suaminya yang dinilai menyakitkan hatinya hingga terjadi ribut besar. Saat mencuci piring, suaminya sudah membungkus baju dan pergi ke rumah tetangga untuk meminjam sepeda motor.
Saat kembali ke rumah, suami Melda langsung mengucapkan kata cerai di hari itu juga. Ia mengatakan, Dia langsung bilang ke saya, kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3 lalu dia pergi membawa bajunya.
Tiga hari setelah peristiwa itu, tepat pada 18 Agustus, sang suami dilantik menjadi PPPK. Melda menegaskan, suaminya menceraikan dirinya bukan semata karena pertengkaran rumah tangga, melainkan karena sang suami akan dilantik menjadi PPPK.
Dia ceraikan saya karena mau jabatan. Padahal kami dulu berjuang bersama. Saya sempat berharap, setelah dia dilantik jadi PPPK, bisa sedikit membantu perekonomian keluarga, ujar Melda.
Namun, harapan itu justru pupus. Menurut Melda, jika suaminya ingin menceraikan dirinya kenapa tidak dari dulu. Begitu dikasih Allah rezeki, dia malah ceraikan saya. Kalau memang mau cerai, kenapa tidak dari dulu, tuturnya dengan nada kecewa.
Suami Bongkar Alasan Cerai Sebenarnya
JS, suami Melda, secara tegas membantah segala tudingan yang beredar, terutama mengenai dicerainya istrinya jelang pelantikan PPPK. Ia mengungkapkan bahwa dirinya menceraikan Melda lantaran sering bertengkar dan terjadi sejak lama.
Semua disampaikan JS kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil saat memberikan klarifikasi. Ia membantah jika dituding menceraikan istrinya secara mendadak karena dilantik PPPK.
Keduanya sempat dipertemukan dalam agenda mediasi yang digelar di Desa Kampung Siti Ambia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Dalam rapat keluarga itu, Melda juga disebut turut menandatangani sebuah surat yang menyatakan bahwa perceraiannya tidak dilakukan dalam tiga hari menjelang suami dilantik PPPK.
Jadi, tidak jika disebut dua atau tiga hari jelang pelantikan PPPK diceraikan, ujar Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Azman saat dihubungi Kompas.com.
Selain itu, proses perceraian JS dan Melda juga tetap tidak sesuai dengan regulasi aparatur sipil negara (ASN). Jadi perceraian biasa, tidak mengikuti mekanisme perceraian ASN. Kalau ASN cerai kan harus ada izin atasan, proses mediasi baru persidangan di pengadilan, tambah Azman.
Tim penegakan disiplin BKPSDM Aceh Singkil masih memproses klarifikasi dan mediasi terkait kasus tersebut untuk memastikan semuanya sesuai aturan. Tim penegakan disiplin masih akan ada proses klarifikasi dan mediasi. Memetakan masalah dengan utuh. Kami ingin pastikan seluruhnya sesuai regulasi ASN, pungkasnya.
Komentar
Kirim Komentar