
Kecelakaan Lalu Lintas di Jombang Tewaskan Seorang Pengendara
Pada hari Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor di Jalan Raya Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Insiden ini menewaskan satu orang pengendara dan melukai dua pelajar.
Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda Beat tanpa plat nomor yang dikendarai Misnan (51), warga Dusun Catak Gayam Utara, Kecamatan Mojowarno, berjalan dari arah Selatan ke Utara. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario bernopol S 4292 ODA yang dikendarai Indra Risgianto (17), seorang pelajar asal Dusun Sigaran, Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno.
Ketika kedua kendaraan tersebut berpapasan di jalan raya yang ramai, diduga salah satu pengendara tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya hingga terjadi benturan keras. Benturan itu juga menyeret motor Yamaha Vega yang identitas pengendara maupun plat nomornya belum diketahui.
Akibat kecelakaan tersebut, Misnan meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala. Sementara itu, Indra Risgianto dan temannya yang dibonceng, Umar Aji Prasetya (17), mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Mojowarno untuk mendapatkan perawatan medis.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian, Arif (40) dan Indra (55), keduanya warga Desa Catak Gayam, mengaku sempat mendengar suara benturan keras sebelum melihat ketiga motor terjatuh di tengah jalan. Waktu kami keluar, sudah ada satu korban yang tidak bergerak. Dua anak muda lain luka-luka, langsung kami bantu evakuasi, tutur Arif dalam keterangan yang diterima media ini.
Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Hingga kini, identitas pengendara Yamaha Vega masih dalam penyelidikan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur Mojowarno yang kerap dilalui kendaraan dari dua arah dengan kecepatan tinggi.
Faktor Penyebab Kecelakaan
Beberapa faktor kemungkinan menjadi penyebab kecelakaan ini. Pertama, kondisi jalan yang ramai dan kurangnya pengawasan dari pihak berwenang bisa memicu risiko kecelakaan. Kedua, kecepatan tinggi yang sering dilakukan oleh pengemudi, terutama pada jalur yang padat. Ketiga, kurangnya kesadaran pengendara akan keselamatan berkendara, seperti tidak menggunakan helm atau tidak menjaga jarak aman antar kendaraan.
Langkah yang Dilakukan Pihak Berwenang
Setelah kecelakaan terjadi, pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan investigasi dan mengumpulkan bukti-bukti. Proses olah TKP dilakukan secara lengkap untuk memastikan kejelasan penyebab kecelakaan. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dengan rumah sakit setempat untuk memastikan perlakuan yang tepat bagi korban.
Peran Masyarakat dalam Keselamatan Berkendara
Masyarakat sekitar turut serta dalam membantu proses evakuasi korban. Hal ini menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam situasi darurat. Namun, meski bantuan cepat diberikan, diperlukan kesadaran lebih luas tentang keselamatan berkendara agar kejadian serupa tidak terulang.
Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas
Dalam rangka mencegah kecelakaan lalu lintas, pihak berwenang diharapkan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pengemudi, terutama pelajar, tentang aturan lalu lintas dan cara berkendara yang aman. Selain itu, peningkatan pengawasan di jalur-jalur rawan juga sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Komentar
Kirim Komentar