Ringkasan Materi SKI Kelas 4 MI Semester 2 Bab 4 Hijrah Nabi Muhammad Saw

Ringkasan Materi SKI Kelas 4 MI Semester 2 Bab 4 Hijrah Nabi Muhammad Saw

Ringkasan Materi SKI Kelas 4 MI Semester 2 Bab 4 Hijrah Nabi Muhammad Saw

Rangkuman Materi SKI Kelas 4 MI: Hijrah Nabi Muhammad Saw ke Thaif

Materi pelajaran SKI (Sistem Keterampilan dan Ilmu) untuk kelas 4 MI (Madrasah Ibtidaiyah) sering kali membahas berbagai peristiwa penting dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad Saw. Salah satu bab yang menjadi fokus adalah BAB 4 semester 2 yang mengulas tentang Hijrah Nabi Muhammad Saw ke Thaif. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai peristiwa tersebut.

Advertisement

Latar Belakang Hijrah ke Thaif

Setelah wafatnya dua tokoh penting, yaitu Khadijah dan Abu Thalib, tekanan dari kalangan kafir Quraisy terhadap Nabi Muhammad Saw semakin keras. Hal ini membuat Nabi Muhammad Saw harus mencari tempat yang lebih aman untuk melanjutkan dakwahnya. Dalam situasi seperti ini, beliau memutuskan untuk hijrah ke Thaif, sebuah kota yang diperkirakan akan memberikan perlindungan dan kesempatan untuk menyebarkan agama Islam secara damai.

Perjalanan Menuju Thaif

Nabi Muhammad Saw melakukan hijrah pada bulan Syawal tahun ke sepuluh kenabian. Beliau ditemani oleh Zaid bin Haritsah, salah satu sahabat dekat yang setia mendampingi. Saat tiba di Thaif, yang pertama kali ditemui oleh Nabi Muhammad Saw adalah para pemimpin kota, yaitu Kinanah, Mas'ud, dan Habib. Namun, upaya Nabi Muhammad Saw untuk menyampaikan ajaran Islam tidak berjalan mulus.

Penolakan dan Penganiayaan

Para pemimpin kota Thaif menolak dakwah Nabi Muhammad Saw. Bahkan, penduduk kota Thaif ikut serta dalam penganiayaan terhadap Rasulullah. Mereka melempari beliau dengan batu, sehingga menyebabkan luka-luka. Meski begitu, Nabi Muhammad Saw tetap sabar dan tidak menunjukkan rasa marah atau putus asa.

Kembali ke Makkah

Setelah beberapa waktu tinggal di Thaif, Nabi Muhammad Saw akhirnya bisa kembali ke kota Makkah. Keberhasilan ini didapat atas jaminan perlindungan dari Mut'im bin Adi, seorang tokoh yang memiliki pengaruh di kota tersebut. Ini menjadi langkah penting dalam proses hijrah Nabi Muhammad Saw.

Ketabahan Nabi Muhammad Saw

Perjalanan Nabi Muhammad Saw ke Thaif bukanlah hal yang mudah. Ada banyak tantangan yang dihadapi, namun beliau selalu menunjukkan ketabahan dan kesabaran. Beberapa contoh ketabahan Nabi Muhammad Saw saat hijrah ke Thaif antara lain:

  • Tabah ketika ditinggalkan oleh Khadijah dan Abu Thalib
  • Tabah ketika dakwahnya ditolak oleh para pemimpin kota Thaif
  • Tabah ketika diusir oleh penduduk kota Thaif
  • Tabah ketika dilempari batu oleh penduduk kota Thaif

Kesimpulan

Peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw ke Thaif merupakan bagian penting dalam sejarah kehidupan Nabi. Dari peristiwa ini, kita dapat belajar tentang pentingnya kesabaran, keteguhan hati, dan kepercayaan kepada Tuhan. Nabi Muhammad Saw menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai tantangan, ia tetap berjuang untuk menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang damai dan penuh kebijaksanaan.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar