
Perayaan Kaltim Bersholawat Ke-13 Tahun 2025 di Gelora Kadrie Oening Samarinda
Acara Kaltim Bersholawat Ke-13 Tahun 2025 berlangsung dengan meriah di Gelora Kadrie Oening Samarinda. Ribuan masyarakat Kalimantan Timur hadir untuk menyaksikan acara besar ini, yang menjadi bagian dari perayaan hari jadi ke-60 Bank Kaltimtara. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran bank daerah yang telah berkontribusi selama enam dekade.
Kegiatan tahunan ini terasa lebih istimewa karena digelar tidak lama setelah peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober lalu. Hal ini menunjukkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan persatuan.
Hadirnya Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf
Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, seorang ulama karismatik, menjadi bintang tamu utama dalam acara ini. Ia tampil dengan pakaian berwarna hijau, yang merupakan simbol penghormatan terhadap perayaan Hari Santri. Habib Syech menjelaskan bahwa pilihan warna ini memiliki makna khusus, yaitu menghargai para santri yang telah memberikan kontribusi penting bagi bangsa.
Yang menarik, ia juga bercerita tentang hubungan dekatnya dengan Gubernur Kaltim Rudy Masud. Gubernur tersebut duduk tepat di sebelah kanannya dan merupakan sahabat dekat Habib Syech sejak sebelum menjadi gubernur. Dalam kesempatan itu, Habib Syech menyampaikan doa untuk keberhasilan kepemimpinan Gubernur Rudy Masud serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
"Mudah-mudahan gubernur kita selamat dalam memimpin Kalimantan Timur, dapat menjadikan Kaltim ini dibanggakan seluruh masyarakat. Insyaallah masyarakatnya makmur, maju, suggeh," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Partisipasi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Selain Habib Syech, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Ia memberikan sambutan terkait Kaltim Bersholawat dan peringatan Hari Santri. Nusron, yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor periode 2011-2016, menekankan pentingnya peran para santri dalam pembangunan bangsa.
Ia juga mendoakan Bank Kaltimtara agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. "Kita doakan semoga Bank Kaltimtara memberikan kemanfaatan buat umat manusia sehingga bertahan terus di muka bumi ini, tambah maju," ujarnya.
Pernyataan Gubernur Rudy Masud
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud turut hadir dalam acara ini. Ia mengenakan baju putih dengan peci hitam dan menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara besar ini. Menurutnya, melalui Kaltim Bersholawat, Bank Kaltimtara menunjukkan bahwa bank ini tidak hanya unggul dalam bisnis, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman.
"Bank Kaltimtara, bank kebanggaan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, bukan hanya kuat dalam bisnis dan pelayanan, tetapi juga kokoh dalam keislaman dan kebersamaan," tegasnya.
Rudy Masud menegaskan bahwa pembangunan di Kalimantan Timur bukan hanya soal angka dan infrastruktur, tetapi juga tentang keimanan, akhlak, serta keberkahan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana harmonis di bumi Kaltim.
"Mari kita jadikan lantunan sholawat ini sebagai doa bersama untuk Kaltim tercinta, agar daerah ini senantiasa aman, damai, tenteram, dan diberkahi oleh Allah SWT," pungkasnya.
Komentar
Kirim Komentar