Rektor Cyber University Ungkap Rahasia Kriptografi Kuantum dan QRNG untuk Perlindungan Data di Era K

Rektor Cyber University Ungkap Rahasia Kriptografi Kuantum dan QRNG untuk Perlindungan Data di Era K


Menghadapi Tantangan Kuantum: Pentingnya Kriptografi Kuantum dalam Era Digital

Advertisement

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, khususnya di bidang komputasi kuantum, pentingnya kriptografi kuantum semakin terasa. Dalam acara Qiskit Fall Fest 2025 yang berlangsung di Cyber University, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Gunawan Witjaksono, Ph.D, Rektor Cyber University, memberikan presentasi mengenai Quantum Cryptography – Development of QRNG (Kriptografi Kuantum - Pengembangan QRNG). Acara ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan inovasi dan tantangan di era digital.

Perkembangan Teknologi Kuantum

Gunawan menyampaikan bahwa teknologi kuantum sudah mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari. "Teknologi kuantum tidak lagi sekadar konsep teoritis, tetapi sudah mulai diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan," ujarnya. Menurutnya, kuantum akan memiliki peran yang lebih signifikan di masa depan, terutama dalam bidang komputasi, keuangan, kesehatan, bioteknologi, komunikasi, militer, pertahanan, hingga eksplorasi ilmiah.

Dengan adanya komputer kuantum, sistem enkripsi konvensional mulai dianggap rentan. "Hampir semua aktivitas kita menggunakan sistem komunikasi yang menyimpan informasi sensitif, baik itu keuangan, politik, bisnis, maupun privasi. Tantangan baru muncul dengan hadirnya komputer kuantum, yang memiliki kemampuan memecahkan sistem enkripsi konvensional dengan kecepatan luar biasa," jelas Gunawan.

Solusi dari IBM Quantum

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Gunawan menyoroti pentingnya pengembangan sistem enkripsi baru yang mampu melindungi data dari ancaman komputer kuantum. Salah satu terobosan yang telah dikembangkan adalah quantum-proof encryption (enkripsi anti-kuantum) dari IBM Quantum. Teknologi ini dirancang untuk mengamankan data dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan metode tradisional.

Namun, ia juga menyebutkan bahwa tidak semua negara memiliki akses terhadap teknologi ini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi negara berkembang seperti Indonesia. "Perlu ada upaya bersama untuk mengakses dan mengembangkan teknologi kuantum agar dapat bersaing secara global," tambahnya.

Peran QRNG dalam Keamanan Data

Dalam presentasinya, Gunawan menekankan pentingnya Quantum Random Number Generator (QRNG) sebagai salah satu komponen utama dalam kriptografi kuantum. QRNG digunakan untuk menghasilkan angka acak yang sangat sulit diprediksi, sehingga meningkatkan tingkat keamanan data.

"Jika Indonesia ingin berdaulat dalam dunia digital, kita harus mulai menguasai dan mengembangkan teknologi kriptografi kuantum agar keamanan data nasional tetap terjaga di era superkomputer kuantum," tegas Gunawan.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Presentasi yang disampaikan oleh Rektor Cyber University ini menegaskan bahwa Quantum Computing bukan hanya peluang, tetapi juga tantangan strategis, khususnya dalam hal keamanan informasi yang krusial bagi bangsa. Dengan memahami teknologi kuantum dan mengembangkan solusi yang sesuai, Indonesia bisa memperkuat posisi dalam industri digital global.

Melalui Qiskit Fall Fest 2025, para peserta diajak untuk lebih memahami pentingnya kriptografi kuantum dan teknologi terkait lainnya. Ini menjadi langkah awal dalam membangun infrastruktur keamanan data yang kuat dan mandiri.


Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Indonesia perlu terus bergerak cepat dalam menghadapi tantangan teknologi kuantum. Dengan demikian, negara bisa menjaga keamanan data dan memastikan keberlanjutan dalam era digital yang semakin kompleks.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar