Rano Karno Ajak Warga Ambil Bansos Sendiri, Tak Perlu Pemain Kotor

Rano Karno Ajak Warga Ambil Bansos Sendiri, Tak Perlu Pemain Kotor

Advertisement

Peringatan Wakil Gubernur DKI Jakarta Mengenai Pengambilan Bantuan Sosial

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak seluruh warga penerima bantuan sosial (bansos) untuk mengambil bantuan tersebut secara langsung dan tidak memberi kuasa kepada orang lain. Pernyataan ini disampaikan oleh Rano saat berada di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/10/2025).

Menurut Rano, masih banyak masyarakat yang mempercayakan pengambilan bansos kepada orang lain karena kurang terbiasa menggunakan teknologi atau mesin ATM. Ia menyebutkan bahwa kebiasaan ini sering kali menimbulkan masalah, salah satunya adalah dana yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya.

"Ada kasus di mana orang mendapatkan bansos yang dipotong, padahal tidak ada pemotongan. Ini terjadi karena mereka tidak memahami teknologi dan meminta orang lain untuk mengambilkan, sehingga terjadi biaya tambahan," ujar Rano.

Untuk menghindari hal ini, Rano menyarankan agar warga penerima bansos dapat mengambil bantuan secara mandiri. Jika memang merasa kesulitan dalam menggunakan mesin ATM, ia menyarankan agar meminta bantuan dari orang terdekat yang dapat dipercaya. Dengan demikian, risiko pemotongan dana bansos bisa diminimalisir.

Rano juga menekankan pentingnya kehadiran langsung para penerima bansos saat mengambil uang. Hal ini bertujuan agar mereka dapat memastikan jumlah dana yang diterima sesuai dengan yang diberikan oleh pemerintah. Dengan cara ini, masyarakat akan lebih percaya diri dan dapat memantau proses pengambilan bansos secara langsung.

Alasan Pentingnya Mengambil Bansos Sendiri

Berikut beberapa alasan mengapa warga penerima bansos harus mengambil bantuan sendiri:

  • Mencegah Penipuan atau Kesalahan
    Dengan mengambil bansos secara langsung, warga dapat memastikan bahwa jumlah dana yang diterima sesuai dengan yang dijanjikan. Hal ini mengurangi risiko adanya penipuan atau kesalahan dalam proses pencairan.

  • Meningkatkan Keterampilan Teknologi
    Menggunakan mesin ATM atau layanan digital bisa menjadi pelatihan bagi warga yang belum terbiasa. Dengan begitu, mereka akan lebih percaya diri dalam mengelola dana bansos secara mandiri.

  • Menghindari Biaya Tambahan
    Ketika seseorang meminta orang lain untuk mengambil bansos, seringkali terjadi biaya tambahan yang tidak diinginkan. Dengan mengambil sendiri, biaya tersebut dapat dihindari.

  • Memperkuat Kepercayaan terhadap Sistem
    Proses pengambilan bansos secara langsung membantu meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap sistem pemerintah. Mereka akan lebih yakin bahwa dana yang diterima benar-benar berasal dari pemerintah.

Tips untuk Warga yang Masih Bingung Menggunakan Mesin ATM

Jika Anda masih merasa kesulitan dalam menggunakan mesin ATM, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Minta Bantuan Orang Terdekat
    Coba minta bantuan keluarga atau teman yang sudah mahir menggunakan mesin ATM. Mereka bisa membimbing Anda langkah demi langkah.

  • Cari Informasi di Loket Bank
    Banyak bank menyediakan petugas yang siap membantu nasabah dalam menggunakan mesin ATM. Jangan ragu untuk bertanya jika merasa bingung.

  • Latihan Secara Bertahap
    Mulailah dengan transaksi sederhana seperti pengecekan saldo atau penarikan kecil. Semakin sering dilakukan, semakin mudah Anda menguasainya.

  • Gunakan Aplikasi Mobile Banking
    Jika memungkinkan, gunakan aplikasi mobile banking yang lebih mudah digunakan. Beberapa bank menyediakan fitur yang ramah pengguna.

Dengan langkah-langkah di atas, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola bansos yang diterima. Rano Karno juga berharap agar setiap warga DKI Jakarta dapat memahami pentingnya partisipasi aktif dalam proses pengambilan bansos, sehingga keadilan dan transparansi dapat tercapai.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar