Purbaya Tertawa: Handphone Saya Lebih Kecil

Purbaya Tertawa: Handphone Saya Lebih Kecil

Purbaya Tertawa: Handphone Saya Lebih Kecil

Momen Lucu dan Pernyataan Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Dalam sebuah momen yang menarik perhatian publik, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membandingkan ponsel miliknya dengan ponsel milik anak buahnya. Tidak hanya mengundang tawa, kejadian ini juga menjadi kesempatan bagi Purbaya untuk menjelaskan perkembangan sistem Coretax yang kini telah mengalami peningkatan signifikan.

Advertisement

Momen Lucu di Balik Perkenalan Sistem Coretax

Dalam video yang beredar, tampak Purbaya tertawa saat menyadari bahwa ponsel miliknya jauh lebih kecil dibandingkan ponsel yang diberikan oleh bawahannya. Saat itu, ia sedang menjelaskan tentang perbaikan sistem Coretax, platform penting yang digunakan pemerintah dalam pengelolaan keuangan dan administrasi.

Salah satu staf sigap memberikan ponselnya yang berisi penjelasan tentang sistem tersebut. Ini pak, ujar bawahan Purbaya sambil menyerahkan ponselnya. Menanggapi hal itu, Purbaya pun tersenyum sambil berkata, Handphone lo bagus, gede lo ya. Ia lalu membandingkannya dengan ponsel miliknya sendiri. Layarnya gede nih, layar gue kecil, ucap Purbaya disambut tawa para hadirin.

Peningkatan Signifikan pada Sistem Coretax

Usai momen ringan itu, Purbaya menjelaskan bahwa sistem Coretax kini telah mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam aspek keamanan siber dan performa teknis. Menurutnya, nilai cyber security Coretax melonjak drastis dari 30 menjadi 95+, berkat keterlibatan para hacker terbaik Indonesia.

Sekarang security-nya Coretax sudah bagus sekali. Kan dulu saya bilang cyber security-nya 30 dari 100 sekarang sudah 95 plus. Jadi sudah A+ itu security-nya... Sekarang hampir pasti udah enggak bisa lagi, ungkapnya, Jumat (24/10/2025).

Purbaya menegaskan bahwa seluruh proses perbaikan dilakukan oleh tenaga lokal. Kita juga sudah memanggil hacker-hacker terbaik kita, orang Indonesia ya, bukan orang asing. Jangan salah, hacker Indonesia itu jago-jago sekali, bahkan diakui dunia, ujarnya.

Perbaikan Layer Teknis dan Keterlibatan Tim Internal

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa sistem Coretax memiliki beberapa layer teknis yang sebagian besar telah diperbaiki oleh tim internal. Jadi, pada sistem Coretax itu ternyata ada beberapa layer yang bisa kita perbaiki. Untuk perangkat lunak yang bisa dikendalikan langsung oleh tenaga dari Indonesia, kita sudah perbaiki, katanya.

Namun, ia mengakui masih ada bagian yang belum sepenuhnya bisa diakses karena terikat kontrak dengan pihak LG CNS-Qualysoft, konsorsium asal Korea Selatan yang menjadi pemenang tender proyek senilai Rp1,228 triliun itu. Cuman ternyata masih ada bagian-bagian yang terikat kontrak dengan pihak LG... Itu baru Desember baru dikasih ke kita, jelasnya.

Performa Lebih Cepat dan Stabil

Purbaya menambahkan bahwa saat ini performa Coretax sudah jauh lebih cepat dan stabil, meski masih ada sedikit bug teknis. Kelihatannya sudah semakin cepat sekarang Coretax-nya walaupun masih ada kesalahan sedikit di sana sini... Tapi kasuistik sekali kesalahannya, bukan general, ujarnya.

Beberapa kendala seperti login error, timeout, dan session berpindah halaman kini sudah banyak diperbaiki oleh tim dalam negeri. Problem teknis yang selama ini sering dialami pengguna sehingga tidak bisa bekerja sudah cukup banyak teratasi, sesuai dengan target awal, tambahnya.

Optimisme Masa Depan Coretax

Ia menutup penjelasan dengan optimisme bahwa setelah seluruh kendali sistem diserahkan, Coretax akan sepenuhnya dikelola dan dikembangkan oleh SDM Indonesia. Orang Indonesia punya kemampuan dan kita akan manfaatkan itu dengan serius ke depan... Saya yakin begitu kodenya dikasih ke kita, itu akan cepat diberesin, tutupnya.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar