Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kerten Solo, Diduga Sudah 7 Hari Tewas

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kerten Solo, Diduga Sudah 7 Hari Tewas

Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Kerten Solo, Diduga Sudah 7 Hari Tewas

Advertisement

Penemuan Mayat di Rumah Warga Solo Menggegerkan Lingkungan

Warga di Jalan Mundu, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo digegerkan dengan penemuan mayat di salah satu rumah pada Minggu (26/10/2025) pagi.

Mayat yang ditemukan tergeletak di depan toilet rumah tersebut adalah seorang pria lansia bernama Pratondo Supono (62). Saat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar dan aparat keamanan setempat, jasad korban dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.

Kapolsek Laweyan Kompol Dani Herlambang menjelaskan bahwa penemuan pertama kali bermula dari kecurigaan tetangga yang mencium bau tak sedap beberapa hari sebelumnya. Bau tersebut diketahui berasal dari rumah yang ditempati oleh korban.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh sejumlah warga, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam rumah yang terkunci rapat dari dalam.

Pagi tadi sepulang salat subuh, saksi yang merupakan tetangga korban mencium bau busuk dari arah rumah tersebut. Selain itu, terlihat beberapa paket tidak diambil selama beberapa hari, ujar Dani.

Atas kondisi tersebut, warga bersama Ketua RT dan Linmas setempat melakukan pembukaan pintu rumah secara paksa untuk mengetahui apa yang terjadi.

Benar saja, saat berhasil membuka akses masuk ke dalam rumah, warga menemukan korban telah tergeletak tak bernyawa di depan toilet.

Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi membusuk di depan toilet rumah, televisi masih menyala, jelas Dani.

Perkiraan Waktu Kematian Korban

Dari hasil pemeriksaan petugas kepolisian yang datang ke lokasi, diduga korban telah meninggal lebih dari 5 hari.

Diperkirakan korban meninggal dunia lebih kurang sekitar 5-6 hari dikarenakan kondisi sudah membusuk dan mengeluarkan belatung, tambah Dani.

Kejadian ini memicu rasa kaget dan prihatin di kalangan warga sekitar. Mereka merasa heran karena korban tinggal sendirian di rumah tersebut.

Beberapa warga juga mengatakan bahwa korban sering terlihat keluar rumah dalam beberapa waktu terakhir. Namun, seiring berjalannya waktu, korban mulai jarang terlihat.

Tindakan yang Dilakukan oleh Warga

Setelah mengetahui bahwa korban telah meninggal, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Selain itu, warga juga melakukan pembersihan lingkungan sekitar rumah korban agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian pasti.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Faktor-Faktor yang Mungkin Menyebabkan Kematian

Meski belum ada informasi resmi tentang penyebab kematian korban, beberapa faktor bisa menjadi pertimbangan.

  • Kondisi kesehatan: Korban adalah seorang lansia, sehingga rentan terhadap berbagai penyakit.
  • Isolasi sosial: Korban tinggal sendirian di rumah, sehingga sulit untuk mendapatkan bantuan jika terjadi hal buruk.
  • Lingkungan rumah: Rumah yang tertutup rapat dan tidak terawat bisa menjadi faktor penyebab kematian yang tidak terdeteksi lebih awal.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap keadaan tetangga yang tinggal sendirian atau memiliki kondisi kesehatan yang tidak stabil.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar