Pria di Pasar Minggu Tega Bunuh Kakak Ipar Karena Ditegur Merokok

Pria di Pasar Minggu Tega Bunuh Kakak Ipar Karena Ditegur Merokok

Advertisement

Peristiwa Pembunuhan dengan Palu di Jakarta Selatan

Seorang pria berinisial ARH ditangkap oleh aparat kepolisian setelah melakukan penganiayaan terhadap kakak iparnya hingga meninggal dunia. Kejadian tragis ini terjadi di rumah korban yang berada di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut menimbulkan kericuhan dan rasa duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Waktu dan Lokasi Kejadian

Menurut informasi dari Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Anggiat Sinambela, insiden ini terjadi pada Sabtu dini hari, 25 Oktober 2025. Saat itu, pelaku menganiaya korban yang berinisial BSP menggunakan palu seberat lima kilogram. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala belakang.

Korban dalam keadaan meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala bagian belakang, ujar Anggiat melalui keterangan pers seperti dikutip Ahad, 26 Oktober 2025.

Awal Terjadinya Konflik

Berdasarkan keterangan dari istri korban H yang saat itu berada di lokasi kejadian, peristiwa ini bermula saat korban menegur pelaku agar tidak merokok di kamar. Mendengar teguran tersebut, saksi yang merupakan kakak kandung pelaku turut menegur pelaku secara baik-baik agar adiknya tidak merokok di dalam kamar.

Namun, situasi memanas setelah teguran itu. Korban kemudian menegur istrinya untuk membiarkan adik pelaku, sambil menyampaikan bahwa dirinya akan pindah dari rumah tersebut. Perkataan korban membuat pelaku emosi. Dengan emosi yang memuncak, pelaku mengambil palu besi seberat lima kilogram dari kamar belakang dan langsung memukulkan berkali-kali ke kepala korban.

Akibat dari Penganiayaan

Akibat pukulan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala belakang dan akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Istri korban juga mengalami luka di tangan karena mencoba melerai pelaku. Setelah melakukan penganiayaan, pelaku berlari ke arah dapur dan melompati tembok untuk meninggalkan lokasi kejadian.

Penangkapan Pelaku

Warga yang mendengar keributan segera melapor ke Ketua RT setempat dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pelaku akhirnya ditangkap di sekitar loket bus Rosalia yang berada di dekat rumahnya. Setelah berhasil ditangkap, warga segera melaporkan kejadian pembunuhan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Tindakan Lanjutan

Setelah penangkapan, pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. Pelaku kini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan status hukumnya. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar dan otoritas setempat.

Kesimpulan

Peristiwa ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya pengendalian emosi dan penggunaan cara yang tepat dalam menyelesaikan konflik. Dengan adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian, diharapkan dapat memberikan keamanan dan ketenangan bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar