
aiotrade, JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan segera membangun rumah sakit baru di lahan yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lahan tersebut berada di area Rumah Sakit (RS) Sumber Waras, Jakarta Barat.
Pembangunan di atas lahan seluas 3,6 hektare ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pimpinan lembaga negara. Gubernur Pramono menjelaskan bahwa ada proses penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Namun, ia mengatakan bahwa status penyelidikan tersebut telah dihentikan sejak 2023.
Dia juga menyampaikan bahwa dari lima temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tiga di antaranya sudah ditindaklanjuti, sementara dua lainnya telah memperoleh kejelasan hukum. Termasuk penghentian penyelidikan oleh KPK.
Menurut Pramono, nilai tanah di kawasan tersebut kini telah meningkat secara signifikan. Sebelumnya sempat disebut merugikan sebesar Rp 191 miliar, tetapi kini nilai pasarnya mencapai sekitar Rp 1,4 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada lagi alasan untuk membatalkan pembangunan rumah sakit tersebut.
Pemprov DKI akan segera memulai tahap perencanaan pembangunan rumah sakit bertipe A di lokasi tersebut. Proyek ini juga akan diajukan agar masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibiayai dengan anggaran Pemerintah Pusat.
Gubernur Pramono mengaku sudah meminta agar proses studi kelayakan dan kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) segera dimulai. Ia juga akan segera bertemu dengan Menteri Kesehatan dalam satu atau dua hari ini untuk membahas kerja sama teknis pembangunan.
Eks Sekretaris Kabinet itu menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini akan dilakukan melalui skema kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat.
Untuk proyek Bank Jakarta, tanahnya milik pusat dan pembangunan dilakukan oleh Bank Jakarta. Nah, untuk Sumber Waras, tanahnya milik Pemprov DKI, tambahnya.
Beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam proyek ini adalah:
-
Dukungan Pemerintah Pusat
Pembangunan rumah sakit ini didukung penuh oleh pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pimpinan lembaga negara. -
Proses Legalitas dan Penyelidikan
Ada proses penyelidikan oleh KPK beberapa waktu lalu, namun status penyelidikan tersebut telah dihentikan sejak 2023. -
Nilai Tanah yang Meningkat
Nilai tanah di kawasan RS Sumber Waras kini mencapai sekitar Rp 1,4 triliun, jauh lebih tinggi dari estimasi sebelumnya. -
Perencanaan dan Studi Kelayakan
Tahap perencanaan dan studi kelayakan akan segera dimulai. Selain itu, kajian AMDAL juga akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan proyek. -
Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Pembangunan akan dilakukan melalui skema kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat, mirip dengan proyek Bank Jakarta.
Komentar
Kirim Komentar