Polres Kebumen Bangun SPPG Ketiga untuk Program MBG di Sadang, Target Selesai 45 Hari

Polres Kebumen Bangun SPPG Ketiga untuk Program MBG di Sadang, Target Selesai 45 Hari

Polres Kebumen Bangun SPPG Ketiga untuk Program MBG di Sadang, Target Selesai 45 Hari

Pembangunan Sentra Produksi Pangan Gizi di Kecamatan Sadang

Polres Kebumen kembali meluncurkan inisiatif baru dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi anak-anak di wilayah tersebut. Dalam hal ini, pihak kepolisian membangun Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) ketiga di Kecamatan Sadang. Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu 45 hari kerja dan akan memperluas cakupan aksi sosial kepolisian di bidang kesehatan dan gizi.

Advertisement

Pembangunan SPPG dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri, di Desa Sadangkulon pada Jumat, 24 Oktober 2025. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Kebumen, Muspika Kecamatan Sadang, serta tokoh masyarakat dan agama setempat.

Kapolres menekankan bahwa tujuan utama dari program ini adalah memastikan generasi muda Kebumen tumbuh sehat, kuat, dan optimal sebagai calon penerus bangsa. Ia juga menyampaikan bahwa keamanan dan kualitas makanan menjadi prioritas utama. Setiap hidangan MBG yang disajikan dipastikan aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Bahan baku yang digunakan melalui proses rapid test yang dilakukan oleh Dokter Kepolisian serta prosedur seleksi yang ketat. Seluruh proses produksi makanan juga diawasi langsung oleh tenaga kesehatan untuk menjamin kehigienisan dan kandungan gizinya.

SPPG di Sadang merupakan unit ketiga yang dibangun Polres Kebumen. Sebelumnya, fasilitas serupa telah beroperasi di Desa Winong, Kecamatan Mirit. Satu unit lain yang terletak di Gedung Bhayangkara, Jalan HM Sarbini Kebumen, saat ini sedang menjalani proses renovasi untuk meningkatkan kapasitas dan pelayanannya.

Program MBG diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi peningkatan konsentrasi belajar, ketahanan fisik, dan daya pikir pelajar. Kapolres Eka Baasith mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh program ini.

Pembangunan SPPG di Sadang bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah konkret Polres Kebumen dalam membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan generasi muda, ujarnya.

Tujuan dan Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki beberapa tujuan utama:

  • Meningkatkan Kesehatan Anak: Dengan menyediakan makanan bergizi secara gratis, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi anak-anak, terutama di daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap makanan bergizi.
  • Mendorong Kinerja Akademik: Dengan kesehatan yang baik, anak-anak akan lebih fokus dalam belajar, sehingga meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar mereka.
  • Membentuk Generasi Berkualitas: Melalui program ini, diharapkan bisa membentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan siap menjadi penerus bangsa.

Proses Produksi dan Pengawasan

Proses produksi makanan di SPPG dilakukan dengan ketat dan terstruktur, antara lain:

  • Pemilihan Bahan Baku: Bahan baku yang digunakan melalui proses rapid test oleh Dokter Kepolisian dan seleksi yang ketat.
  • Pengawasan Langsung: Seluruh proses produksi makanan diawasi langsung oleh tenaga kesehatan untuk memastikan kehigienisan dan kandungan gizinya.
  • Keamanan Makanan: Setiap hidangan MBG yang disajikan dipastikan aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Peran Masyarakat dalam Mendukung Program

Kapolres Eka Baasith mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mendukung program ini. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, program MBG diharapkan bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi anak-anak di wilayah Kebumen.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar