Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari yang Patahkan Tulang Dua Anak di Kefamenanu Utara

Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari yang Patahkan Tulang Dua Anak di Kefamenanu Utara

Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari yang Patahkan Tulang Dua Anak di Kefamenanu Utara

Kecelakaan Lalu Lintas di Jembatan Peboko, Korban Patah Tulang dan Pelaku Tabrak Lari Masih Dicari

Kecelakaan lalu lintas yang menimpa dua korban patah tulang terjadi di Jembatan Peboko, Kelurahan Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Insiden ini terjadi pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, sekira pukul 02.30 WITA.

Advertisement

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU, IPDA Markus Wilco Mitang mengungkapkan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan tersebut. Menurutnya, Satlantas Polres TTU masih mencari kendaraan pikap hitam yang menjadi pelaku tabrak lari.

"Beberapa kali kami mengambil keterangan saksi, tetapi sampai saat ini belum ada titik terang," ujarnya.

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna hitam tanpa nomor polisi dan kendaraan pikap hitam. Insiden terjadi di Jalan Raya arah Kefamenanu menuju Napan, tepatnya di Jembatan Peboko, Kelurahan Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang anak bernama Yohanes Berchmans Meomanu (17) mengalami patah tulang pada betis kaki kanan dan paha kanan. Sedangkan seorang penumpang lainnya bernama Ambrosius Taus (17) juga mengalami patah tulang pada paha kaki kanan. Sementara itu, pengendara sepeda motor Suzuki Smash bernama Fransisco Ricardus Nabu (17) mengalami luka lecet.

Setelah diseruduk mobil pikap tersebut, para korban dibantu oleh warga sekitar dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, mobil pikap hitam yang menabrak sepeda motor Suzuki Smash tersebut hingga kini masih dalam pencarian.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan informasi dari saksi, kecelakaan bermula ketika kendaraan sepeda motor Suzuki Smash warna hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh Fransisco Ricardus Nabu (17) dengan membonceng dua orang temannya melaju dari arah Kefamenanu menuju ke arah Napan.

Saat tiba di TKP, datang dari arah berlawanan yakni arah Napan-Kefamenanu sebuah mobil pick up warna hitam yang tidak diketahui identitasnya. Mobil pikap tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur kanan/jalur datangnya kendaraan SPM Suzuki Smash.

Mobil tersebut kemudian menabrak kendaraan yang dikendarai korban tepat pada bagian depan. Hal ini menyebabkan dua orang penumpang sepeda motor naas ini mengalami patah tulang.

Proses Penyelidikan dan Upaya Pencarian

Meskipun kejadian terjadi pada dini hari dan minim saksi di lokasi kejadian, pihak kepolisian tetap berupaya untuk melakukan identifikasi kendaraan dan pengemudi mobil pikap tersebut. IPDA Wilco menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

"Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Usai dilaporkan sekira pukul 15.00 WITA, Satlantas Polres TTU mendatangi TKP dan mengecek korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu. Mereka juga mengamankan barang bukti serta mencatat identitas saksi," jelasnya.

Wilco juga meminta keluarga korban untuk menyerahkan dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian Polres TTU.

Kesimpulan

Kecelakaan lalu lintas di Jembatan Peboko ini masih menyisakan misteri. Hingga saat ini, mobil pikap hitam yang menjadi pelaku tabrak lari belum ditemukan. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudinya. Para korban telah mendapatkan pertolongan medis dan diharapkan segera pulih.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar