
Turnamen Tenis GM PLN NTT CUP 2025 Berlangsung Penuh Semangat dan Sportivitas
Lapangan Tenis Perum Bulog Wilayah NTT di Kupang menjadi saksi kemeriahan persaingan sportif antarinstansi selama lima hari pelaksanaan Turnamen Tenis GM PLN NTT CUP 2025. Turnamen yang digelar sejak 18 hingga 22 Oktober 2025 ini mempertemukan sembilan tim dari tujuh instansi pemerintah, BUMN, TNI, dan Polri dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 sekaligus mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Turnamen yang diikuti oleh Tim TNI AD, Pengadilan Tinggi Negeri, Pengadilan Tinggi Agama Pemerintah Provinsi NTT, Polda NTT (Turangga), Bank Indonesia, Perbankan, dan PLN ini berlangsung penuh semangat sportivitas. Setiap pertandingan tidak hanya mempertaruhkan kemenangan, tetapi juga membangun kebersamaan dan persaudaraan antarinsan dari berbagai lembaga strategis di NTT.
Kepala Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam yang memberikan dukungan fasilitas lapangan tenis menyambut baik inisiatif PLN dalam membangun kolaborasi melalui olahraga. Ia menyebutkan, kegiatan semacam ini menjadi momentum penting bagi penguatan hubungan kelembagaan yang berdampak positif pada kerja sama pembangunan daerah.
"Kami sangat mendukung kegiatan olahraga seperti ini. Selain menyehatkan, turnamen tenis juga menjadi ajang mempererat hubungan antarinstansi. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan serupa yang bisa kita selenggarakan bersama untuk kemajuan NTT," ujarnya.
Para peserta turnamen menunjukkan antusiasme luar biasa sepanjang pelaksanaan. Salah seorang atlet dari Tim Bank Indonesia, Hatsarmawit Y. Hadjo (44), mengungkapkan rasa syukurnya bisa ikut serta dalam turnamen yang menurutnya sangat terorganisir dengan baik.
"Turnamen ini sangat bagus. Kami tidak hanya bertanding, tetapi juga bertemu kawan-kawan dari instansi lain. Semangat sportivitasnya tinggi, dan panitia PLN sangat profesional dalam mengelola acara ini," ujar Hatsar.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Kapten Tim TNI AD, Lettu Chk I Nyoman Dharma Setyawan, S.H. (39), yang menilai turnamen ini menjadi wadah strategis untuk membangun chemistry antarinstansi yang bertugas di NTT.
"Sebagai TNI, kami senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Olahraga menjadi bahasa universal yang menyatukan kita semua. Terima kasih kepada PLN yang telah menginisiasi turnamen berkualitas ini. Semoga menjadi agenda rutin," ungkapnya.
Turnamen Tenis GM PLN NTT CUP 2025 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Listrik Nasional ke-80 yang digelar PLN di seluruh Indonesia. Di NTT, kegiatan ini menjadi simbol komitmen PLN tidak hanya dalam menyediakan energi listrik yang andal, tetapi juga dalam membangun ekosistem kolaborasi yang sehat dan produktif bersama para pemangku kepentingan di daerah.
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Fernando Soares yang turut hadir dalam acara penutupan turnamen menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PLN dalam mendorong kegiatan olahraga dan pembinaan hubungan antarinstansi. "Kami di DPRD NTT sangat mengapresiasi program PLN yang tidak hanya fokus pada pelayanan kelistrikan, tetapi juga turut membangun kebersamaan melalui olahraga. Turnamen ini membuktikan bahwa sinergi antarinstansi sangat mungkin terjalin dengan baik bila ada inisiator yang peduli seperti PLN," ujar Fernando.
Lebih lanjut, Fernando menegaskan bahwa kegiatan seperti ini berkontribusi pada iklim kerja sama yang harmonis di NTT, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Olahraga mengajarkan kita tentang kerja sama, disiplin, dan integritas. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Semoga turnamen ini menjadi tradisi yang terus berlanjut," tambahnya.
General Manager PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur, F Eko Sulistyono, menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam membangun ekosistem kolaborasi yang solid dengan berbagai instansi di NTT.
"Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi wadah strategis untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara PLN dengan instansi pemerintah, BUMN, TNI, Polri, dan mitra kerja di Nusa Tenggara Timur. Kami percaya, kebersamaan yang terjalin di lapangan tenis akan menular pada semangat kerja dan pelayanan kami kepada masyarakat," ujar Eko.
Eko menyampaikan kegiatan olahraga seperti tenis mengajarkan nilai-nilai fundamental yang juga menjadi dasar kerja PLN, yaitu disiplin, fokus, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai itulah yang terus dijunjung PLN dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati, menjunjung integritas, dan berkolaborasi untuk kemajuan bersama.
"Melalui kegiatan ini, kita berharap semangat positif dari lapangan tenis dapat menular ke semangat kerja dan pelayanan, sehingga seluruh insan PLN dan mitra kerja semakin solid dalam mendukung pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur," katanya.
Eko menutup dengan harapan agar momentum Hari Listrik Nasional ke-80 ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi refleksi dan komitmen baru untuk terus menerangi negeri dengan energi yang andal, berkelanjutan, dan inklusif.
"Delapan puluh tahun PLN berdiri teguh menerangi negeri, menjadi garda terdepan dalam menghadirkan energi listrik yang andal dan berkelanjutan untuk seluruh lapisan masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang memperkuat energi kolaborasi dan kebersamaan untuk Indonesia yang lebih terang," tegasnya.
Turnamen yang berlangsung selama lima hari ini ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para juara. Total hadiah uang pembinaan senilai Rp25,5 juta dibagikan kepada empat tim terbaik. Panitia pelaksana menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini, termasuk Kepala Perum Bulog Kanwil NTT atas penyediaan fasilitas lapangan, Ketua Pelti NTT atas dukungan teknis, serta seluruh peserta, official, dan tamu undangan yang telah hadir dan berpartisipasi aktif.
Komentar
Kirim Komentar