Perjalanan Hidup Hamish Daud Sebelum Menikah dengan Raisa: Hidup di Hutan dan Putus Sekolah

Perjalanan Hidup Hamish Daud Sebelum Menikah dengan Raisa: Hidup di Hutan dan Putus Sekolah

Kehidupan Awal Hamish Daud yang Penuh Perjuangan

Kabar Raisa menggugat cerai Hamish Daud membuat banyak warganet penasaran dengan kehidupan keduanya. Terlebih dengan sosok Hamish Daud yang terkesan tidak terlalu terbuka dengan kehidupan pribadinya pada publik. Tak banyak yang tahu, ternyata perjalanan hidup Hamish Daud pernah ada di titik terendah sebelum menikah dengan Raisa.

Advertisement

Dulu, Hamish Daud pernah hidup miskin bahkan harus tinggal di hutan dan putus sekolah. Jauh sebelum jadi artis dan menikah dengan Raisa, pria blasteran Australia-Madura itu pernah hidup susah. Semasa kecil, ia bahkan harus putus sekolah dan tinggal di hutan.

Hamish Daud lahir di Gosford, Australia, pada 8 Maret 1980. Ia merupakan putra dari pasangan David Wyllie asal Australia, dan Latifa Suhdi yang berdarah Madura. David Wyllie ternyata pernah tinggal di Nusa Tenggara Timur selama lebih dari 40 tahun. Bersama ayahnya, Hamish Daud mengaku menjalani hidup yang penuh perjuangan.

Ia mengaku pernah tinggal di hutan selama dua tahun. Hal itu membuat ayah satu anak itu terpaksa putus sekolah. "Saya pernah hidup susah di hutan 2 tahun dan enggak sekolah," kata Hamish Daud dalam sebuah wawancara, dikutip dari TribunTrends.com, Sabtu (25/10/2025).

Selama waktu tersebut, Hamish Daud dan keluarganya mengandalkan alam liar untuk bertahan hidup. "Makan harus jalan kaki 4 jam untuk petik kangkung sambil mancing, ya hidup sederhana," tambahnya. Meski begitu, Hamish Daud tak pernah menyesal menjalaninya. Kenangan itu sangat berarti bagi suami Raisa tersebut.

Seperti diketahui, David Wyllie dikenal sebagai orang asing yang terdepan membantu masyarakat NTT. Hal itu tetap ia lakukan meski hidup keluarga juga sulit. Kepedulian ayah Hamish yang begitu besar, membuat hati masyarakat NTT, khususnya Sumba tersentuh. David Wyllie kemudian dinobatkan sebagai warga kehormatan di Sumba Timur.

Kontroversi yang Menimpa Hamish Daud

Ada beberapa kontroversi yang menimpa Hamish Daud. Berikut adalah rangkumannya:

  1. Gosip Open BO
    Pada akhir tahun 2023 silam, nama Hamish Daud menjadi perbincangan setelah muncul dugaan open BO atau sewa perempuan saat berada di Bali. Tuduhan tersebut muncul saat akun gosip mengunggah potret wajah Raisa yang dianggap sombong lantaran mengidap anxiety disorder. Namun salah seorang netizen kemudian berkomentar. Ia menyebarkan isu yang menyebut Hamish Daud suka order perempuan saat di Bali.

"Padahal suaminya juga kalau di Bali itu sering banget B.O sama temen gue yang LC (pemandu karaoke) di Bali. Hahaha, nggak tahu aja lu yaya," tulis komentar warganet. Isu tersebut langsung dibantah oleh manajer Hamish Daud, Vitalia Ramona. "Tidak benar," kata Vitalia Ramona, saat dikonfirmasi awak media. "Kami tidak akan tanggapi ya karena memang tidak benar," tutur Vitalia Ramona.

  1. Dituding Tak Bayar Gaji Karyawan
    Diketahui, Octopus, sebuah platform milik Hamish Daud dan beberapa rekannya, diduga tidak membayar gaji karyawan selama berbulan-bulan. Kabar Hamish Daud tak bayar karyawan ini sempat ramai jadi perbincangan di media sosial Twitter beberapa waktu lalu. Sekadar informasi, tak hanya membagikan kabar bahwa Hamish Daud dan petinggi Octopus lainnya tak membayar karyawan. Akun Twitter @muthiastp juga mengunggah tangkap layar curhatan pegawai lainnya.

Bahkan Hamish disindir karena asik liburan sementara pekerjanya yang disebut 'pelestari' dikabarkan belum dibayar. Namun lagi-lagi, Vitalia Ramona menerangkan status sang artis bukanlah CEO melainkan CMO. "Hamish hanya sebagai CMO (Chief Marketing Officer)," tegasnya. Bahkan Hamish Daud diketahui sudah empat bulan juga tidak menerima gaji dari platform yang dibangun bersama rekan-rekannya itu. "Fyi Hamish pun sudah 4 bulan nggak digaji sama Ichsan," tuturnya.

  1. Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Mantan Karyawan
    Tuduhan pada Hamish Daud muncul pada platform LinkedIn akun Admond Lee. Admond menyebutkan bahwa terdapat tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Hamish Daud. "Hamish faced accusations of harassment and sexual assault against a former employee." "Hamish menghadapi tuduhan pelecehan dan penyerangan seksual terhadap mantan karyawannya," ujar Admond, dikutip Tribunnews, Jumat (27/12/2024). Usut punya usut, tuduhan ini rupanya sempat ramai beberapa waktu lalu.

Hamish Daud sempat berusaha membuat laporan kepolisian tentang dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya. Kuasa hukum Hamish Daud, Sandy Arifin mengatakan kliennya berkonsultasi dahulu ke polisi sebelum nantinya membuat laporan. "Belum belum, masih konsultasi dulu, mau melaporkan," kata Sandy Arifin pada 5 November 2024 lalu. "(Mau melapor atas dugaan) Pencemaran nama baik," lanjutnya. "Ada juga dugaan penggelapan di perusahaannya," jelas Sandy Arifin.

Pada pertengahan 2025, laporan tersebut baru berlanjut. Aktor yang memiliki keturunan Australia tersebut membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Selatan pada 18 Juli 2025. Suami penyanyi Raisa itu, melaporkan beberapa akun Media Sosial yang sudah memfitnah dirinya sejak tahun 2023. "Jadi hari ini kami resmi membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Selatan terkait UU ITE," kata Sandy Arifin, kuasa hukum Hamish Dasud, usai buat laporan polisi.

Hamish Daud mengatakan lima pemilik akun media sosial yang dilaporkannya, membuat konten fitnah yang mencemarkan nama baiknya. Ia dituding melakukan open BO, pelecehan, hingga menggunakan uang perusahaan secara ilegal. Open BO merupakan singkatan "open booking out" atau "open booking online". Istilah ini sering digunakan sebagai kode dalam dunia prostitusi online. "Hari ini saya bersama tim kuasa hukum buat bikin laporan dari banyak fitnah, yang sudah mencemarkan nama baik saya dan keluarga," ucap Hamish Daud.

Saat konten fitnah muncul di tahun 2023, Hamish tidak kepikiran untuk melaporkan akun-akun tersebut. Namun, kesabarannya habis karena selama dua tahun ini, para pemilik akun tersebut terus membuat konten yang memfitnahnya. "Lama-kelamaan saya terusik, baru hari ini saya laporkan. Karena dampaknya ke diri aku, istri, anak, dan keluarga besar." "Ada statemen yang bilang saya pakai uang perusahaan, tidak bayar gaji karyawan. Ada pelecehan juga, dan ada yang sebagainya. Di tahun 2023 ada tentang open BO, ada masalah lainnya. Selama ini sudah semakin simpang siur," terang Hamish.

Ia tak bisa membiarkan fitnah terus bergulir. Pihak perusahaannya juga menyarankannya untuk membuat laporan polisi. Selain keluarga, konten fitnah tersebut, juga berdampak kepada pekerjaan Hamish. "Maka sudah saatnya saya buka suara dan buat laporan ini," ujar Hamish Daud. Hingga kini, laporan yang dilayangkan Hamish Daud masih dalam proses penyelidikan dan penentuan tersangka yang masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar