Kebakaran di RT 6 Kelurahan Sebengkok, Tarakan
Kebakaran yang terjadi di RT 6 Kelurahan Sebengkok, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mengakibatkan sejumlah keluarga menjadi korban. Menurut informasi yang diperoleh, total ada tiga kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran dan satu KK lainnya terdampak akibat perluasan api. Peristiwa ini terjadi pada siang hari, Minggu (26/10/2025). Sumber utama api berasal dari rumah yang berada di sebelah kanan.
Menurut Ketua RT 6 Kelurahan Sebengkok, Jamhari, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Ia menyebutkan bahwa jumlah jiwa yang terlibat dalam kejadian ini kurang lebih sebanyak delapan orang. Jamhari membenarkan bahwa sumber asap dan api berasal dari sisi sebelah kanan.
Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, ia menyampaikan bahwa rumah pertama yang terbakar memiliki lantai satu berbahan beton dan lantai dua menggunakan bahan kayu. Dalam rumah tersebut tinggal dua KK yang merupakan satu keluarga, yaitu Agus dan Nasir. Kedua saudara ini tinggal di rumah yang sudah berdiri puluhan tahun, dan orang tua mereka telah meninggal.

Api kemudian menyebar ke rumah kedua yang dimiliki oleh K.H. Zainuddin Dalilah. Rumah tersebut berada di bagian tengah, sedangkan rumah ketiga berada di sebelah kiri dan ditempati oleh Asmar. Saat kebakaran terjadi, Pak Kiyai bersama istrinya sedang berada di dalam rumah. Sementara itu, di rumah pertama, ada juga saudara dari Agus dan Nasir yang ikut tinggal.
Jamhari menjelaskan bahwa saat ia tiba di lokasi kejadian, rumah pertama sudah hangus terbakar dan api mulai merambat ke arah rumah K.H. Zainuddin Dalilah. Kerugian yang dialami oleh para korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, terdapat kios milik K.H. Zainuddin Dalilah yang juga ikut terbakar.

Menurut Jamhari, saat ini seluruh korban kebakaran tinggal di rumah keluarga atau kerabat mereka. Ia juga mengungkapkan bahwa akses jalan di lokasi kejadian sangat ramai dan padat kendaraan karena letaknya yang tembus ke berbagai titik. Di RT 6 sendiri terdapat sebanyak 150 KK yang menetap dengan jumlah jiwa sekitar 500-an orang.
Komentar
Kirim Komentar