Penumpang KA Mataram Tujuan Solo Terlambat Karena KA Anjlok

Penumpang KA Mataram Tujuan Solo Terlambat Karena KA Anjlok

Penumpang KA Mataram Tujuan Solo Terlambat Karena KA Anjlok

Gangguan Kereta Api Akibat KA Purwojaya Anjlok di Bekasi

Sebanyak 35 perjalanan kereta api mengalami gangguan dan keterlambatan akibat anjloknya KA 58F Purwojaya relasi GambirCilacap di wilayah Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10/2025) pukul 14.14 WIB. Kejadian ini menyebabkan jalur hulu tidak dapat dilalui, sehingga seluruh perjalanan kereta dialihkan ke jalur hilir atau jalur kiri.

Advertisement

Salah satu kereta yang terdampak cukup parah adalah KA Mataram relasi Pasar SenenSolo Balapan. Sejumlah penumpang mengeluhkan keterlambatan panjang yang membuat perjalanan mereka tertunda hingga berjam-jam. Seorang penumpang bernama Andri menyebut, KA Mataram yang seharusnya berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Sabtu (25/10/2025) pukul 21.40 WIB, baru bergerak dari Stasiun Bekasi pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Mataram baru berangkat dari Bekasi nih, telat delapan jam, ujar Andri saat dikonfirmasi. Keterlambatan juga dialami penumpang lain bernama Akbar. Ia menuturkan, pada pukul 02.00 WIB, KA Mataram yang ia tumpangi masih tertahan di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, tanpa ada kejelasan informasi.

Karena kesal menunggu terlalu lama, Akbar akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma. Saya akhirnya geser ke Halim dan sekarang sudah sampai di Solo naik pesawat yang ke Yogyakarta, ungkapnya. Akbar menambahkan, selama kereta berhenti lama di Stasiun Jatinegara, tidak ada pengumuman atau pemberitahuan yang jelas kepada penumpang.

Benar-benar payah, itu layar LED besar-besar tapi pas kejadian begini malah nggak ada info apa-apa, keluhnya.

Diketahui, KA Purwojaya anjlok pada dua gerbong bagian belakang saat melintas di jalur Emplasemen Stasiun Kedunggedeh km 56+1/2, Bekasi. Kejadian itu membuat jalur hulu tidak bisa dilalui, sehingga seluruh perjalanan kereta dialihkan ke jalur hilir atau jalur kiri.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa gangguan tersebut berdampak signifikan pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi jalur KedunggedehLemahabang, baik dari arah timur maupun menuju Jakarta. Petugas saat ini tengah berupaya melakukan normalisasi jalur dan penanganan terhadap rangkaian KA yang terdampak agar perjalanan dapat segera kembali normal, kata Ixfan.

Pihak KAI memastikan seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi selamat. Langkah penanganan juga telah disiapkan untuk membantu kelanjutan perjalanan para penumpang yang terkena dampak. Hingga saat ini, proses perbaikan jalur dan evakuasi rangkaian terus dilakukan agar seluruh perjalanan kereta api bisa kembali beroperasi normal secepatnya.

Dampak Terhadap Penumpang

Banyak penumpang mengeluhkan ketidakjelasan informasi selama kejadian. Beberapa dari mereka memilih untuk mencari alternatif transportasi lain karena keterlambatan yang sangat lama. Misalnya, Akbar memutuskan untuk beralih ke pesawat setelah menunggu selama beberapa jam di Stasiun Jatinegara tanpa adanya pemberitahuan resmi.

Beberapa hal yang menjadi keluhan penumpang antara lain:

  • Tidak adanya pengumuman atau pemberitahuan yang jelas dari petugas.
  • Ketidaknyamanan akibat menunggu terlalu lama tanpa kejelasan.
  • Kesulitan dalam merencanakan perjalanan akibat keterlambatan yang tidak terduga.

Upaya Pihak KAI

Pihak KAI telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat proses perbaikan jalur dan evakuasi rangkaian KA yang terdampak. Mereka juga berkomitmen untuk memberikan informasi yang lebih transparan kepada para penumpang di masa mendatang.

Selain itu, pihak KAI juga memastikan bahwa semua penumpang yang terkena dampak akan diberikan bantuan sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar