
Pengalaman Berharga Jay Idzes Bersama Timnas Indonesia
Jay Idzes, pemain yang kini bermain untuk Sassuolo di Italia, memiliki kenangan tak terlupakan saat membela tim nasional Indonesia. Sebagai bagian dari skuad Garuda, ia mengaku merinding saat memasuki lapangan untuk pertama kalinya.
Idzes, yang lahir di Mierlo, Belanda, menjadi salah satu pemain penting dalam era pelatih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Ia telah mencatatkan 16 caps untuk Indonesia, menjadikannya ikon bagi timnas.
Dalam wawancara dengan media Italia, Tutto Sassuolo, Idzes mengungkap momen debutnya bersama timnas. Pertandingan pertamanya terjadi pada 21 Maret 2024 melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Saat itu, ia bermain di posisi kanan dalam formasi tiga bek dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pengalaman tersebut semakin istimewa karena Indonesia berhasil menang 1-0. Lima hari kemudian, Idzes kembali tampil melawan Vietnam dan mencetak gol pertamanya untuk timnas, yang akhirnya membawa kemenangan 3-0.
"Saya sangat senang bisa tampil di laga kandang pertama saya. Sangat luar biasa," kata Idzes. "Saya merinding saat melangkah ke lapangan. Banyak orang di stadion, dan ini adalah pertandingan pertama saya."
Perjalanan Karier di Sassuolo
Setelah membela timnas, Idzes kini fokus pada karier klubnya di Italia. Ia bergabung dengan Sassuolo, klub yang dikenal dengan julukan Neroverdi, pada bursa transfer musim panas 2025. Transfer ini membutuhkan dana sebesar 8 juta euro atau setara Rp 151 miliar.
Idzes juga dikabarkan menerima gaji kotor sebesar 1,1 juta euro (Rp 21,2 miliar) per musim. Dalam musim 2025-2026, ia telah bermain enam kali di Liga Italia, mengenakan seragam hijau-hitam Sassuolo.
Debutnya terjadi saat melawan Cremonese pada giornata. Sayangnya, pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan 2-3. Namun, ia sukses meraih kemenangan pertama sebagai pemain Sassuolo ketika menjadi starter melawan Lazio.
Idzes juga turut serta dalam pertandingan melawan Inter Milan, Udinese, dan Hellas Verona. Penampilan terakhirnya adalah saat melawan Lecce, yang berakhir imbang tanpa gol.
Selama ia bermain, Sassuolo berhasil meraih tiga kemenangan, satu kali imbang, dan dua kekalahan.
Kesimpulan
Jay Idzes tidak hanya menjadi andalan timnas Indonesia, tetapi juga menjadi pemain yang layak diakui di level internasional. Dari pengalaman di stadion utama Indonesia hingga langkahnya di Liga Italia, ia terus menunjukkan potensinya. Dengan perjalanan yang sedang berlangsung, masa depan Idzes di Sassuolo dan timnas Indonesia tampak cerah.
Komentar
Kirim Komentar