
Penyegelan Bangunan Pusat Kebugaran di Bandung Dicabut Setelah Memenuhi Persyaratan
Pemerintah Kota Bandung akhirnya mencabut segel yang terpasang pada sebuah bangunan pusat kebugaran di Jalan Merdeka. Penyegelan tersebut dilakukan karena ketidaksesuaian fungsi bangunan dengan izin yang diberikan sebelumnya. Namun, setelah pihak pengelola memenuhi kewajiban perizinan, khususnya terkait persetujuan bangunan gedung (PBG), penyegelan pun dihentikan.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menjelaskan bahwa penyegelan bangunan tersebut dimulai pada 21 Juli 2025. Hal ini dilakukan karena adanya ketidaksesuaian antara fungsi bangunan dan izin awal yang dikeluarkan. Setelah pemilik bangunan mengajukan pembaruan PBG dan dinyatakan lengkap, penyegelan akhirnya dibuka.
"Alhamdulillah, pagi ini kita buka kembali bangunan FTL untuk kegiatan olah raga. Para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kota Bandung harus tertib administrasi," ujar Erwin usai membuka penyegelan, Jumat 24 Oktober 2025.
Erwin menekankan bahwa pemerintah kota tidak pernah mempersulit proses perizinan. "Izinnya kami permudah dan percepat. Termasuk dalam kasus ini, PBG-nya sudah selesai dan hari ini bisa dibuka agar bisa segera launching," tambahnya.
Bangunan tersebut sebelumnya memiliki PBG lama yang tidak sesuai dengan fungsi sebagai pusat kebugaran. Gedung tersebut sempat digunakan sebagai bank, kemudian berubah fungsi menjadi fashion outlet (FO), dan akhirnya diubah menjadi gym tanpa adanya penyesuaian izin fungsi.
Pentingnya Kepatuhan Aturan bagi Pelaku Usaha
Erwin berharap, pembukaan segel ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha lain bahwa taat aturan membuat bisnis lebih aman dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pemerintah kota siap mendukung investasi, tetapi tetap memastikan bahwa semua prosedur administratif dipenuhi.
- Proses perizinan yang transparan dan mudah diakses
- Kepatuhan terhadap aturan fungsi bangunan
- Pengawasan yang ketat terhadap perubahan fungsi bangunan
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, hal ini juga memberikan contoh nyata bahwa keterbukaan dan keadilan dalam pelayanan perizinan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kota.
Komentar
Kirim Komentar