Melda Safitri dan Kehidupan yang Penuh Perjuangan
Melda Safitri, seorang wanita asal Aceh Singkil, kembali menjadi sorotan publik setelah kisah hidupnya yang menyentuh hati viral di media sosial. Ia dicerai oleh suaminya menjelang pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebuah peristiwa yang menimbulkan banyak reaksi dari masyarakat.
Dalam wawancara podcast yang dilakukan oleh Denny Sumargo, Melda mengungkapkan pengalamannya selama masa pernikahan. Suaminya, yang memiliki inisial JS, tidak dipecat dari status PPPK-nya meskipun sempat beredar isu bahwa hal itu terjadi. Denny Sumargo sendiri telah mengonfirmasi bahwa informasi tersebut tidak benar. Ga dipecat kok tadi katanya, ujarnya menanggapi pertanyaan netizen.
Perjalanan Hidup yang Menyentuh
Perkawinan Melda dan JS awalnya penuh cinta dan kebersamaan. Namun, hubungan mereka mulai retak ketika suaminya pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan. Pertengkaran ini terjadi tepat tiga hari sebelum pelantikan JS sebagai PPPK. Meski Melda membelikan baju korpri untuk suaminya dari hasil jualan sayur, ia justru diceraikan oleh suaminya.
Pada malam hari itu, suami Melda marah dan melontarkan kata-kata kasar yang melukai harga dirinya. Setelah itu, ia pergi bersama temannya hingga larut malam. Esok harinya, perselisihan kembali terjadi, dan akhirnya suaminya langsung mengucapkan kata cerai di hadapan Melda.
Kesedihan yang Mengguncang Hati
Melda mengaku merasa kecewa karena suaminya menceraikannya bukan hanya karena pertengkaran rumah tangga, tetapi juga karena ingin jabatan. Ia berharap setelah suaminya dilantik, bisa sedikit membantu perekonomian keluarga. Namun, harapan itu pupus.
Selain itu, Melda juga mengungkap bahwa ia sudah lama membantu menyiapkan pakaian dan atribut Korpri untuk pelantikan suaminya. Semua perlengkapan itu dibeli dari hasil jualan cabai dan sayuran di pasar. Baju pelantikan itu saya yang belikan dari hasil jualan. Dia yang pesan di Shopee tapi saya yang disuruh bayar, ya uangnya dari hasil jual gorengan, ungkapnya.

Klarifikasi dari Pihak Terkait
JS, suami Melda, memberikan klarifikasi mengenai perceraian mereka. Ia menyebut bahwa perceraian terjadi pada 14 September 2025, bukan dua hari sebelum pelantikan PPPK seperti yang diberitakan. Dalam rapat keluarga yang digelar di Desa Kampung Siti Ambia, ada surat pernyataan yang ditandatangani istrinya.
Menurut Azman, Kepala BKPSDM Aceh Singkil, perceraian tersebut tidak sesuai dengan regulasi ASN. Jadi perceraian biasa, tidak mengikuti mekanisme perceraian ASN. Kalau ASN cerai kan harus ada izin atasan, proses mediasi baru persidangan di pengadilan, ujarnya.
Tim penegakan disiplin BKPSDM Aceh Singkil masih memproses klarifikasi dan mediasi terkait kasus tersebut untuk memastikan semuanya sesuai aturan.

Antusiasme Publik terhadap Podcast Denny Sumargo
Kisah Melda kini berlanjut dengan kabar bahwa ia akan tampil dalam podcast Denny Sumargo. Meskipun tayangan podcast belum dirilis di YouTube, Denny memberikan sedikit bocoran terkait pernyataan Melda mengenai nasib sang suami yang berinisial JS.
Polling yang diadakan oleh Denny untuk menentukan waktu penayangan episode tersebut menuai banyak respons dari warganet yang antusias menantikan kisah Melda secara langsung dalam podcast tersebut. Antusiasme tinggi terlihat dari ribuan komentar dan dukungan yang membanjiri kolom unggahan Denny.
Podcast ini diprediksi akan menjadi salah satu episode paling ditunggu karena mengangkat kisah nyata tentang perjuangan, cinta, dan kehilangan. Kini publik hanya tinggal menanti kapan tepatnya episode Melda akan dirilis, apakah Sabtu atau Senin seperti yang disebut Denny, sebab banyak yang yakin kisahnya akan kembali menggugah emosi para penonton.
Komentar
Kirim Komentar