
Komentar dan Penjelasan Menteri Keuangan Terkait Hubungan dengan DPR
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi dan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun baru saja menghabiskan waktu makan siang bersama pada Senin (27/10). Keduanya menegaskan bahwa tidak ada perselisihan antara mereka, meskipun sebelumnya Misbakhun sempat menyampaikan kritik terkait cara komunikasi Purbaya.
Saat turun dari mobil yang sama, Purbaya mengungkapkan bahwa mereka telah berdiskusi mengenai masalah kebijakan ekonomi. Ia juga memastikan bahwa hubungan antara dirinya dan politikus Partai Golkar tersebut tetap baik.
"Kami membahas masalah kebijakan ekonomi dan langkah-langkah yang terjadi di pemerintah serta apa yang sedang terjadi di parlemen. Yang paling penting adalah, banyak orang mengira kami sedang ribut. Padahal, kami tidak pernah ribut apa-apa. Jadi tadi saling traktir lah. Saya makan, dia makan, oh dia sedang puasa. Jadi saya di traktir Pak Misbakhun," ujar Purbaya kepada wartawan di Kantor Kemenkeu Jakarta.
Di kesempatan yang sama, Misbakhun memberikan pujian kepada Purbaya atas kinerjanya. Ia juga memastikan bahwa tidak ada apa-apa yang terjadi antara mereka berdua.
"Saya, sebenarnya Pak Purbaya ini sangat baik. Sangat baik dalam artian bahwa beliau ingin mengklarifikasi apa yang selama ini terjadi. Bahwa tidak terjadi apapun di antara kita," kata Misbakhun.
"Dan Pak Purbaya menyampaikan bahwa beliau dalam rangka menjalankan semua tugas-tugasnya Bapak Presiden, maka beliau ingin mendapatkan dukungan," tambahnya.
Lebih lanjut, Misbakhun menegaskan bahwa Partai Golkar sebagai partai pendukung utama Presiden Prabowo akan memberikan dukungan penuh kepada Purbaya sebagai Menteri Keuangan.
"Bagaimana beliau sukses sebagai Menteri Keuangan dalam rangka menjalankan tugasnya Pak Prabowo untuk mensejahterakan rakyat," ujarnya.
Dia juga menyangkal bahwa pertemuan siang ini bertujuan untuk menyampaikan evaluasi kepada Purbaya. Menurutnya, pertemuan ini dilakukan guna menghilangkan kesan bahwa Kemenkeu dan Komisi XI sedang berantem.
"Diskusi aja gimana bagusnya ke depan. Gimana pemerintah dengan parlemen saling mendukung. Yang penting tadi menghilangkan kesan bahwa keuangan sama Komisi XI berantem," tegasnya.
Kritik Terhadap Komunikasi Politik Menteri Keuangan
Sebelumnya, Misbakhun meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperbaiki komunikasi politik dan membangun tim ekonomi yang solid. Salah satunya, dengan tidak sering-sering mengomentari kebijakan kementerian lain.
"Pak Purbaya harus berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Fokuslah pada desain ekonomi besar yang ingin dia bangun untuk mendukung visi Presiden," ujar Misbakhun dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (15/10).
Menurutnya, salah satu pernyataan yang menjadi sorotan adalah saat Menkeu Purbaya mengomentari pemotongan anggaran untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak diserap. Misbakhun menegaskan bahwa alokasi anggaran memiliki dimensi politik sendiri.
"Sehingga, tidak bisa anggaran MBG yang tidak terserap dapat dialihkan begitu saja tanpa dibahas bersama dengan DPR. Sama ketika kami melihat bahwa ketika tiba-tiba Pak Purbaya langsung merespons menaikkan defisit dari 2,48 menjadi 2,68 (persen). Itu kan sebenarnya harus berkonsultasi dan rapatkan dengan DPR," ujar Misbakhun.
"Tapi karena masih dalam proses pembahasan APBN, sehingga ruang itu diberikan keleluasaan. Hal-hal seperti ini perlu disinergikan dengan DPR agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak," jelas politikus Partai Golkar itu.
Komentar
Kirim Komentar