Modus Menantu di Bogor, Pria Rekayasa Maling Gasak Harta Mertua Saat Umrah

Modus Menantu di Bogor, Pria Rekayasa Maling Gasak Harta Mertua Saat Umrah

Modus Menantu di Bogor, Pria Rekayasa Maling Gasak Harta Mertua Saat Umrah

Penangkapan Menantu Wanita Terkait Pencurian di Rumah Mertuanya

Seorang wanita berinisial F ditangkap oleh pihak kepolisian setelah diduga menjadi pelaku utama pencurian yang terjadi di rumah mertuanya sendiri. Kejadian ini terjadi saat mertua F sedang menjalankan ibadah Umrah, sehingga tidak dapat melindungi harta benda yang ada di dalam rumah.

Advertisement

Lokasi kejadian berada di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kejadian tersebut, F berhasil membawa kabur perhiasan emas dan uang tunai senilai sekitar Rp38 juta. Barang yang dicuri antara lain kalung seberat 8 gram dan gelang seberat 6,5 gram.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Awalnya, pihak kepolisian menerima laporan mengenai rekaman CCTV yang viral, yang menunjukkan seorang pria bertopi membuka pagar dan masuk ke dalam rumah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan awal di lokasi kejadian.

"Kami tidak langsung bergerak karena pemilik rumah saat itu sedang Umrah," ujar Kompol Edison.

Pemilik rumah baru membuat laporan resmi pada 21 Oktober 2025, setelah kembali dari ibadah Umrah. Berdasarkan keterangan korban, hanya tiga orang yang mengetahui lokasi benda berharga tersebut. Ketiga orang tersebut adalah korban, putra korban, dan menantu, yaitu F.

Polisi kemudian melakukan interogasi intensif terhadap putra dan menantu korban. Dari hasil wawancara tersebut, ditemukan bahwa benar-benar menantu korban yang mengambil perhiasan tersebut pada tanggal 9, dan membawanya ke Jakarta.

F ternyata merencanakan aksi pencurian ini bersama seorang rekan prianya di Kepulauan Seribu. Pria yang terekam dalam CCTV hanya sebagai aktor bayaran, yang seolah-olah terjadi kemalingan.

"Dia merencanakan ini di Kepulauan Seribu dengan teman prianya, jadi seolah-olah rumah itu ada kemalingan, sehingga dilihat dari CCTV orang tersebut masuk tanpa menoleh kanan kiri hanya 5 menit langsung keluar dari gambar," ucap Kompol Edison.

Proses Penyelidikan dan Tindakan yang Dilakukan

Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi segera melakukan langkah-langkah lanjutan untuk mengungkap kebenaran dari kasus ini. Mereka memastikan bahwa semua bukti yang diperoleh dapat digunakan sebagai dasar penuntutan terhadap F dan rekan prianya.

Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat dalam kasus ini. Hal ini dilakukan agar tidak ada informasi yang terlewat atau disembunyikan.

Beberapa langkah penting yang dilakukan oleh pihak kepolisian antara lain:

  • Melakukan pemeriksaan terhadap para saksi mata
  • Memeriksa rekaman CCTV yang tersedia
  • Mengumpulkan keterangan dari korban dan anggota keluarga lainnya
  • Menelusuri jejak keuangan dan barang yang dibawa oleh F

Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan bisa menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan rumah, terutama ketika tidak ada orang di dalamnya. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan bahwa tindakan kejahatan bisa saja dilakukan oleh orang terdekat, seperti keluarga sendiri.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar