Mesin V4 Diikuti, Quartararo Beri Peringatan Kedua ke Yamaha

Mesin V4 Diikuti, Quartararo Beri Peringatan Kedua ke Yamaha

Advertisement

Fabio Quartararo Mengancam Pindah Jika Yamaha Tidak Buktikan Potensi Mesin V4

Kesabaran pembalap andalan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, tampaknya sudah mencapai titik akhir. Menjelang bursa transfer besar-besaran tahun depan, El Diablo kembali mengeluarkan ultimatum keras kepada pihak Yamaha. Sebelumnya, pada dua tahun lalu, Quartararo berhasil dipertahankan oleh Yamaha dengan janji-janji menarik terkait pengembangan motor yang masif.

Yamaha bahkan berjanji untuk melakukan peralihan drastis dari mesin inline four ke konfigurasi V4 yang dianggap lebih kuat dan memiliki daya saing tinggi. Namun, ternyata peningkatan besar ini belum cukup memuaskan Quartararo. Mesin V4 yang diharapkan mampu meningkatkan performa motornya justru gagal memberikan kepuasan.

Pengembangan Mesin V4 yang Tidak Memenuhi Harapan

Salah satu poin utama dalam perpanjangan kontrak dua tahun lalu adalah janji Yamaha untuk mengembangkan mesin V4 agar bisa meningkatkan daya saing motor di trek lurus. Mesin V4 ini telah diuji coba melalui pembalap wild card dan juga langsung dijajal oleh Quartararo selama tes.

Sayangnya, impresi pertama Quartararo terhadap mesin V4 itu jauh dari harapan. Ia menyampaikan bahwa meskipun Yamaha bekerja keras dalam pengembangan mesin tersebut, tujuan utamanya tetaplah untuk berjuang agar bisa menang, naik podium, dan meraih gelar juara.

"Jika aku tidak punya motor yang bisa membawaku meraih hal-hal itu, tentu saja aku akan pindah," ujar Quartararo, seperti dikutip dari Crash.net.

Pada musim ini, Quartararo memang berhasil mencetak banyak pole position dan hanya kalah dari Marc Marquez. Namun, ia masih sering kesulitan dalam balapan utama. Motor yang ia bawa saat ini terbukti masih kalah dalam hal kekuatan dan daya tahan saat melahap trek lurus.

Kepedulian Quartararo terhadap Performa Motor

Untuk mengatasi masalah ini, Yamaha sampai mengembangkan mesin V4. Namun, Quartararo sepertinya tidak ingin lagi menunggu. Ia bahkan sudah memberi sinyal bahwa ia sedang mempersiapkan keputusan besar terkait masa depannya di Yamaha.

Quartararo hanya memberikan waktu yang sangat singkat bagi Yamaha untuk membuktikan potensi mereka. "Menurutku ini bagus dengan memberi Yamaha waktu sebulan untuk memperlihatkan potensinya, dan kemudian mengambil keputusan dengan cepat," katanya.

Juara Dunia MotoGP 2021 ini merasa bahwa di MotoGP saat ini, keputusan harus diambil sangat cepat. Ia menargetkan Tes Pramusim 2026 sebagai titik krusial penentu. "Kami akan melihat bagaimana kami bisa meningkatkannya, dan menurutku titik krusialnya adalah tes Valencia dan tes Sepang pada Februari (2026)," ujarnya.

Kemungkinan Pindah Tim di Musim 2027

Jika Yamaha tidak mampu menunjukkan peningkatan signifikan pada motor V4 mereka di tes pramusim tersebut, maka besar kemungkinan El Diablo akan benar-benar mencari tim lain di musim 2027. Ini menjadi isu besar yang akan menarik perhatian dunia MotoGP, terlebih karena Quartararo adalah salah satu pembalap terbaik di kelas utama.

Dengan situasi seperti ini, Yamaha harus segera bertindak agar bisa mempertahankan pembalap berbakat ini. Jika tidak, mereka bisa kehilangan salah satu aset terpenting dalam kompetisi MotoGP.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar