Menteri Pertahanan Pantau Progres Pembangunan Markas Yonif TP 821 SB di Pulau Buru

Menteri Pertahanan Pantau Progres Pembangunan Markas Yonif TP 821 SB di Pulau Buru

Advertisement

Progres Pembangunan Markas Yonif TP 821/Satria Bupolo

Pembangunan markas Batalyon Infanteri (Yonif) TP 821/Satria Bupolo di Pulau Buru, Maluku telah mencapai 74,79 persen. Informasi ini disampaikan oleh Danyonif TP 821/SB Letkol Inf Zodiqul Ulum Ely dalam paparannya saat kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, Jumat (24/10/2025).

Pembangunan markas Yonif TP 821/SB telah mencapai 74,79 persen dan menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat, ujar Letkol Inf Zodiqul Ulum Ely dalam keterangan tertulis yang diterima oleh redaksi aiotrade, Sabtu (25/10/2025).

Ia menambahkan bahwa prajurit bersama masyarakat setempat bergotong royong membangun sarana dasar, menjalankan program ketahanan pangan, serta membina hubungan sosial yang harmonis.

Sebanyak 80 persen personel satuan ini merupakan putra daerah Pulau Buru yang menjadi kekuatan sosial strategis dalam menjaga stabilitas wilayah. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi dari para prajurit dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Penilaian Menhan terhadap Kinerja Yonif TP 821/SB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi semangat dan pengabdian prajurit Yonif TP 821/SB yang bekerja dengan dedikasi tinggi di tengah keterbatasan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan satuan, meningkatkan kemampuan dasar tempur, serta memperkuat fungsi teritorial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Yonif TP 821/SB harus menjadi percontohan di wilayah timur Indonesiatangguh, profesional, dan dekat dengan rakyat, tegas Menhan.

Dalam arahannya, Sjafrie juga mengingatkan seluruh prajurit agar Yonif TP 821/SB menjadikan Pulau Buru sebagai simbol kebangkitan dan kehormatan bangsa. Dulu tanah ini menyimpan kisah kelam, kini menjadi tanah pengabdian dan kebanggaan. Jadikan Pulau Buru saksi semangat juang prajurit TNI untuk Merah Putih, pesan Menhan.

Pentingnya Kesejahteraan Prajurit

Sjafrie juga menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit, kebersihan dapur satuan, serta disiplin dan moralitas sebagai pilar utama kekuatan TNI. Kalian adalah wajah negara di mata rakyat. Tunjukkan bahwa prajurit TNI adalah tentara yang tangguh, berdisiplin, dan berhati baik.

Dalam rangkaian kunjungan kerja dan pembinaan satuan tersebut, Menhan didampingi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Aslog Kasad Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan, dan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Rafles Manurung.

Keterlibatan Masyarakat dalam Pembangunan

Selain progres pembangunan markas, Yonif TP 821/SB juga aktif dalam berbagai program yang melibatkan masyarakat setempat. Salah satu program yang dilaksanakan adalah program ketahanan pangan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Selain itu, para prajurit juga melakukan kegiatan sosial seperti bakti sosial, pelatihan keterampilan, dan pendidikan bagi anak-anak di sekitar area markas.

Program-program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat ikatan antara TNI dan rakyat. Dengan begitu, Yonif TP 821/SB menjadi contoh nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat.

Keberlanjutan dan Tujuan Jangka Panjang

Progres pembangunan markas Yonif TP 821/SB yang mencapai hampir 75 persen menunjukkan komitmen yang kuat dari pihak TNI dalam membangun infrastruktur yang memadai untuk mendukung operasional satuan. Dengan penyelesaian yang optimal, markas ini akan menjadi pusat aktivitas yang efektif dan efisien, serta menjadi tempat latihan dan koordinasi yang lebih baik.

Tujuan jangka panjang dari pembangunan ini adalah untuk memastikan bahwa Yonif TP 821/SB dapat menjalankan tugasnya secara maksimal, baik dalam menjaga keamanan wilayah maupun dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar.

Kesimpulan

Pembangunan markas Yonif TP 821/Satria Bupolo di Pulau Buru, Maluku telah mencapai 74,79 persen. Progres ini menunjukkan komitmen dan dedikasi prajurit TNI dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan keterlibatan masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak, Yonif TP 821/SB siap menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai bagian dari TNI yang profesional dan dekat dengan rakyat.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar