
Peninjauan Bansos oleh Menteri Sosial
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melakukan peninjauan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (27/10). Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan peringatan penting kepada para penerima bantuan agar menggunakan bansos sesuai dengan fungsinya.
Selama berdialog dengan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), ia menekankan bahwa bansos harus digunakan untuk kebutuhan pokok dan tidak boleh disalahgunakan. "Bansos digunakan untuk kebutuhan, dan tidak boleh digunakan untuk hal yang tidak sesuai peruntukannya. Apalagi untuk main judi online, bansos kok dibuat main judi, itu sudah jelas di luar peruntukannya dan melanggar ketentuan," tegasnya.
Berbagai Jenis Bantuan Sosial
Menurutnya, pemerintah telah menyediakan berbagai jenis bantuan dari berbagai kementerian. Di antaranya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Salah satu bantuan terbaru adalah Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) dengan total nilai sebesar Rp31,54 triliun. Bantuan ini ditujukan untuk 35,04 juta KPM di desil 1 sampai 4 DTSEN. Setiap bulan, masing-masing KPM akan menerima bantuan sebesar Rp300 ribu selama tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember. Tujuan dari bantuan ini adalah sebagai bagian dari strategi stimulus ekonomi.
"Pak Presiden itu punya perhatian yang luar biasa terhadap keluarga-keluarga yang memang membutuhkan bantuan dari pemerintah," ujar Menteri yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.
Bansos Hanya Bersifat Sementara
Meskipun ada banyak program bantuan sosial, Menteri Sosial mengingatkan bahwa bansos hanya bersifat sementara. Para KPM diminta untuk menjadi lebih mandiri dan berdaya. Karenanya, bansos akan diberikan maksimal selama 5 tahun bagi mereka yang masih dinilai berdaya.
Pengalaman KPM dalam Menerima Bantuan
Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri oleh 50 orang KPM, salah satunya adalah Siti Mariani. Warga Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal ini mengaku sudah menerima bantuan sembako selama setahun.
Siti, yang akrab dipanggil dengan nama panggilan ini, adalah seorang janda. Suaminya sudah lama meninggal. Ia merasa sangat terbantu dengan bantuan sembako yang diterimanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
"Bantuannya bermanfaat untuk beli sembako, beli kebutuhan, makanan, vitamin. Kebantu dengan adanya bantuan ini," ungkapnya.
Kesimpulan
Melalui kunjungan ini, Menteri Sosial menekankan pentingnya penggunaan bansos secara benar dan bertanggung jawab. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan kemandirian masyarakat melalui program bantuan sosial. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat menjadi bekal awal untuk meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
Komentar
Kirim Komentar