KSPSI Anggap Perjanjian Kerja Bersama Penting bagi Buruh dan Perusahaan

KSPSI Anggap Perjanjian Kerja Bersama Penting bagi Buruh dan Perusahaan

KSPSI Anggap Perjanjian Kerja Bersama Penting bagi Buruh dan Perusahaan

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai Kunci Kesejahteraan Pekerja

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) merupakan salah satu bentuk perjuangan penting bagi serikat pekerja. PKB tidak hanya menjadi alat untuk menetapkan aturan kerja, tetapi juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan harapan para pekerja di dalam perusahaan. Sayangnya, banyak perusahaan yang sudah membentuk serikat pekerja namun masih kesulitan dalam menciptakan PKB yang benar-benar mewakili kepentingan para karyawan.

Advertisement

Beberapa perusahaan bahkan hanya memindahkan aturan dari Peraturan Perusahaan ke dalam PKB tanpa memberikan ruang bagi aspirasi pekerja yang lebih luas. Hal ini membuat PKB tersebut kurang efektif dalam menjawab kebutuhan dan harapan para pekerja. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk mengedepankan dialog yang sehat antara pihak manajemen dan serikat pekerja agar PKB dapat mencerminkan keinginan dan kebutuhan bersama.

Salah satu contoh yang patut dicontoh adalah PKB yang dibuat di PT. Sharp Electronics Indonesia. Menurut Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, PKB di perusahaan tersebut sangat baik karena beberapa aspirasi pekerja telah ditampung dan dirumuskan secara jelas. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap peningkatan beberapa aspek terkait kesejahteraan pekerja dalam PKB ini.

"Saya menghargai karena dalam PKB kali ini terjadi peningkatan beberapa hal menyangkut kesejahteraan pekerja," ujar Jumhur pada Minggu (26/10/2025).

Selain itu, Jumhur juga menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 55 tahun di Indonesia. Keberadaan perusahaan ini tidak hanya mewarnai industri elektronik nasional, tetapi juga mampu mengekspor produknya ke berbagai negara. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dalam memerangi penyelundupan, baik yang setengah resmi maupun ilegal, diharapkan produksi barang elektronik Indonesia akan semakin bangkit dan berkembang.

Dalam perundingan PKB tersebut, Jumhur juga menyampaikan kebahagiaannya atas tag line yang digunakan, yaitu "kejujuran, harmoni, kreativitas, keberanian, dan masa depan bersama." Ia menilai bahwa tag line seperti ini layak menjadi contoh bagi berbagai perusahaan dan serikat pekerja di Indonesia.

Pentingnya Dialog yang Sehat dalam Membentuk PKB

Membentuk PKB yang efektif membutuhkan komitmen dari kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan serikat pekerja. Berikut beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan:

  • Dialog terbuka: Kedua belah pihak harus siap mendengarkan keluhan dan aspirasi masing-masing.
  • Keterlibatan aktif: Serikat pekerja perlu aktif dalam proses perundingan dan pengambilan keputusan.
  • Pemenuhan hak pekerja: PKB harus mencerminkan hak-hak dasar pekerja seperti upah, jam kerja, dan kondisi kerja yang aman.
  • Transparansi: Semua aturan dan kebijakan yang tercantum dalam PKB harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan adanya PKB yang kuat dan representatif, diharapkan kesejahteraan para pekerja dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, PKB juga menjadi fondasi yang kuat untuk menjaga hubungan harmonis antara pekerja dan perusahaan.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar