Komunitas CL Indonesia Gelar Acara The Beginning Day di Rote Ndao

Komunitas CL Indonesia Gelar Acara The Beginning Day di Rote Ndao

Komunitas CL Indonesia Gelar Acara The Beginning Day di Rote Ndao

Perayaan The Beginning Day di Rote Ndao

Komunitas Comunione e Liberazione Indonesia (Komunitas CL Indonesia) menggelar kegiatan tahunan yang diberi nama The Beginning Day di Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 2426 Oktober 2025. Kegiatan ini mengusung tema "Kristus: Prinsip Baru Pengetahuan dan Tindakan" yang menjadi momen penting bagi komunitas untuk merefleksikan perjalanan mereka selama setahun terakhir.

Advertisement

Dalam pembukaan acara, Romo Simone Valentini, FSCB, visitor CL yang bertugas di Taiwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat urgen bagi kehidupan rohani dan persaudaraan umat. Ia menekankan pentingnya mendengarkan Sabda Tuhan dan pesan-pesan dalam gerakan CL untuk memperkuat hubungan antar komunitas lokal maupun internasional.

Sementara itu, Penanggung Jawab CL Indonesia, Romo Leo Mali, Pr, menjelaskan tiga poin utama dari tema kegiatan tahun ini. Pertama, Kristus menarik kita pada diri-Nya. Kedua, rasa kepemilikan dalam Kristus memberikan sebuah penilaian baru. Ketiga, membawa kita ke dalam dunia cinta yang telah menjangkau kita.

Romo Leo menambahkan bahwa The Beginning Day merupakan agenda rutin komunitas CL yang sebelumnya juga telah diselenggarakan oleh CL di Italia, tepatnya di wilayah Lombardia, pada 14 September 2025. Komunitas CL Indonesia sendiri mulai dikenal di Indonesia sejak diperkenalkan oleh Romo Leo Mali pada tahun 2008.

Lahirnya Jaringan Relawan Untuk Kemanusiaan (J-RUK)

Dari komunitas ini, kata Romo Leo, lahir pula Jaringan Relawan Untuk Kemanusiaan (J-RUK) sebagai bentuk konkret semangat karitas dan pelayanan. J-RUK memiliki konsentrasi pada pemberdayaan kaum muda.

"J-RUK lahir dari pengalaman komunitas Comunione e Liberazione. CL merupakan organisasi resmi di bawah Takhta Suci Vatikan, sementara J-RUK adalah organisasi kemanusiaan berbadan hukum," jelas Romo Leo.

Penutupan dengan Perayaan Misa

Adapun kegiatan The Beginning Day di Rote ditutup dengan perayaan misa hari Minggu di Paroki St. Kristoforus Ba'a, Rote Ndao. Acara ini menjadi simbol kesatuan dan kebersamaan antara anggota komunitas CL Indonesia serta warga setempat.

Pilar-Pilar Kepercayaan dan Kepemilikan

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keyakinan dan komitmen para anggota terhadap nilai-nilai yang dianut oleh CL. Dengan tema yang diangkat, peserta diajak untuk merenungkan bagaimana Kristus dapat menjadi prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pengetahuan maupun tindakan.

Pembicara-pembicara yang hadir dalam acara ini memberikan wawasan mendalam tentang arti kepemilikan dalam iman. Mereka menekankan bahwa ketika seseorang merasa memiliki Kristus, maka ia akan memiliki pandangan baru terhadap hidup dan lingkungan sekitarnya.

Pengaruh Komunitas CL di Indonesia

Sejak diperkenalkan pada tahun 2008, Komunitas CL Indonesia telah berkembang pesat. Anggota komunitas ini terdiri dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk para pemuda, tokoh agama, dan aktivis sosial. Komunitas ini tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan.

Salah satu contohnya adalah J-RUK, yang telah menjalankan berbagai proyek kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia. Proyek-proyek ini mencakup pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya J-RUK, CL Indonesia menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan

The Beginning Day di Rote Ndao menjadi awal yang baik bagi komunitas CL Indonesia untuk menjalani tahun berikutnya. Dengan semangat yang sama, komunitas ini berharap bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar