Kecelakaan Maut Bus Wisata di Tol Pemalang, 6 Korban Masih Dirawat

Kecelakaan Maut Bus Wisata di Tol Pemalang, 6 Korban Masih Dirawat

Kecelakaan Maut Bus Wisata di Tol Pemalang, 6 Korban Masih Dirawat

Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Pemalang, Enam Korban Masih Dirawat di Rumah Sakit

Bus pariwisata mengalami kecelakaan di Tol Pemalang KM 312 B arah Exit Tol Gandulan. Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan dan membuat puluhan penumpang dalam kondisi histeris. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari insiden tersebut.

Advertisement

Hingga kini, sebanyak enam korban masih menjalani perawatan di RSU Siaga Medika Pemalang. Humas RSU Siaga Medika Pemalang, Indra Setiawan, menyampaikan bahwa ada enam orang yang masih dirawat. Dua di antaranya sedang dalam observasi di ICU, sementara empat lainnya berada di ruang rawat inap.

Rincian pasien yang dirawat adalah sebagai berikut: * Joko Lukito di Ruang Tulip. * Siti Maemunah, Yuanita, dan Kardinah di Ruang Lotus. * Oemi Rosidah dan Siti Aisah di Ruang ICU.

Selain itu, Jasa Raharja memastikan pemberian jaminan dan santunan kepada para korban kecelakaan yang terjadi di Tol Pemalang KM 312 B arah Exit Tol Gandulan. Mereka mencatat adanya empat korban meninggal dan 11 luka-luka yang dirawat di beberapa rumah sakit di wilayah tersebut.

Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Tengah, Triadi, menyatakan bahwa seluruh korban telah dijamin sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Korban meninggal akan mendapat santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah. Sedangkan korban luka-luka dijamin biaya perawatan dengan nilai maksimal Rp20 juta yang dibayarkan langsung ke rumah sakit.

Petugas Jasa Raharja juga turun ke lapangan untuk berkoordinasi dengan Polres Pemalang dan melakukan pendataan korban. Hal ini dilakukan agar proses pemberian jaminan dan santunan dapat lebih cepat dilakukan.

Penampakan Bangkai Bus yang Mengalami Kecelakaan

Di sisi lain, bangkai bus pariwisata yang mengalami kecelakaan maut di Tol Pemalang KM 312 B arah Exit Tol Gandulan tampak mengalami kerusakan parah. Bangkai bus tersebut sudah dievakuasi dan dibawa ke tempat penyimpanan barang bukti kecelakaan Polres Pemalang yang berlokasi di perbatasan Pemalang-Tegal.

Pantauan menunjukkan bahwa bus Kadang Kinasih bernomor polisi DK 9296 AG mengalami kerusakan parah di bagian kanan. Bagian sopir rusak parah hingga kaca dan atap busnya hancur. Bagian sebelah kanan penyok dengan bekas lecetan di bagian tubuh. Sedangkan sebelah kiri tampak baik-baik saja tanpa lecet dan kerusakan.

Saat memasuki bagian dalam bus, kursi penumpang di bagian depan tampak rusak hingga lepas. Beberapa barang penumpang masih berada di dalam bus seperti sepatu, botol minum, payung, dan tas. Ada juga boneka gajah dan sekotak penuh makanan tempe, tahu, serta telur bacem.

Petugas jaga gudang, Bayu (27), mengatakan bahwa bus yang mengalami kecelakaan di Exit Tol Gandulan sampai di tempat penyimpanan barang bukti sekira pukul 12.00. Dia juga ikut saat bus dievakuasi. Evakuasi berlangsung sekira pukul 11.23 kemudian langsung diderek ke tempat penyimpanan barang bukti.

"Proses evakuasi termasuk cepat karena pakai dua kendaraan crane. Kami angkat, kami pinggirkan, lalu bawa ke sini," katanya.

Penyelidikan Terhadap Penyebab Kecelakaan

Sementara itu, Satlantas Polres Pemalang juga telah melakukan olah TKP bersama Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jateng, dan Korlantas Polri pada Minggu (26/10/2025) pagi. Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, menyatakan bahwa olah TKP dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan bus.

"Kami bersama tim dari Korlantas dan TAA Polda Jateng melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab dari kecelakaan itu," ujarnya.

AKBP Rendy mengatakan bahwa pengemudi bus masih menjalani perawatan medis dan belum bisa dimintai keterangan secara penuh. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan proses penyelidikan sembari menunggu hasil analisis tim TAA.

Sopir masih berproses, kami mintai keterangan dan masih dalam perawatan juga, katanya.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar