Kadisporaparekraf PBD: Esports Buka Peluang Ekonomi Kreatif dan Karier untuk Pemuda

Kadisporaparekraf PBD: Esports Buka Peluang Ekonomi Kreatif dan Karier untuk Pemuda

Kadisporaparekraf PBD: Esports Buka Peluang Ekonomi Kreatif dan Karier untuk Pemuda

Kepala Dinas Disporaparekraf Papua Barat Daya: Esports sebagai Peluang Masa Depan

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, menyampaikan bahwa esports adalah cabang olahraga masa depan yang memiliki potensi besar dalam membuka peluang ekonomi kreatif dan karier profesional bagi generasi muda.

Advertisement

Kalian bukan hanya pemain gim, tapi duta digital Papua Barat Daya, ujarnya saat membuka Positive Zone 3 Esports di sebuah mal di Kota Sorong, Jumat (24/10/2025) malam. Acara ini menjadi momen penting untuk menunjukkan peran esports dalam membangun komunitas dan mengembangkan bakat anak muda.

Yusdi menekankan bahwa dukungan dari berbagai pihak diperlukan dalam pembangunan infrastruktur digital, kompetisi berkelanjutan, serta pembinaan atlet yang terarah. Ia menilai bahwa internet cepat, sistem pembinaan yang jelas, serta dukungan masyarakat sangat penting agar esports dianggap sebagai wadah bakat dan disiplin, bukan sekadar permainan.

Ajang Positive Zone 3 dirancang tidak hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk menjaring bibit unggul yang bisa berkompetisi di Pra-PON dan PON. Tujuannya adalah melahirkan atlet digital yang mampu membawa nama Papua Barat Daya di tingkat nasional bahkan internasional.

Positive Zone 3 menjadi cerminan bagaimana industri kreatif digital mulai tumbuh di Sorong. Acara ini melibatkan komunitas, sponsor lokal, serta dukungan pemerintah. Yusdi berharap acara ini menjadi awal dari pembentukan ekosistem E-Sport Papua Barat Daya yang solid, profesional, dan bernilai ekonomi tinggi.

Rincian Acara Positive Zone 3 Esports

Acara Positive Zone 3 Esports berlangsung selama tiga hari, yaitu 24 hingga 26 Oktober 2025. Event ini diikuti oleh 344 atlet dari 64 tim dan 64 individu yang bertarung di lima gim populer, antara lain:

  • PUBG Mobile
  • Mobile Legend
  • Free Fire
  • E-Football
  • Tekken 8

Ketua Panitia, Afif Hidayat, menjelaskan bahwa acara ini merupakan ajang kompetisi yang dinamis dan menarik, dengan partisipasi yang cukup besar dari peserta di berbagai wilayah.

Dengan adanya event seperti Positive Zone 3 Esports, diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para pemuda untuk mengejar karier di bidang esports. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara komunitas, sponsor, dan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif digital di wilayah Papua Barat Daya.

Tantangan dan Peluang di Sektor Esports

Meskipun esports menawarkan banyak peluang, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah kurangnya infrastruktur pendukung, seperti akses internet yang stabil dan fasilitas pelatihan yang memadai. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah daerah, swasta, dan komunitas untuk membangun fondasi yang kokoh.

Selain itu, perlu adanya kesadaran masyarakat bahwa esports bukan sekadar hobi, tetapi juga bisa menjadi profesi yang layak dan berkontribusi pada perekonomian daerah. Dengan begitu, esports akan lebih dihargai dan diakui sebagai salah satu cabang olahraga yang berpotensi besar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar