
Peninjauan Gubernur YSK ke Bukit Kasih Kanonang
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) beberapa kali melakukan peninjauan langsung ke objek wisata alam Bukit Kasih Kanonang. Bukan hanya sekadar melihat kondisi lokasi, Gubernur YSK juga memantau secara dekat proses pembangunan yang sedang berlangsung di sana.
Gubernur YSK telah menjalin kerja sama dengan investor dari luar negeri untuk memperbaiki areal Bukit Kasih Kanonang agar kembali menjadi destinasi wisata unggulan di Sulawesi Utara. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wisata yang sebelumnya sempat terabaikan.
Bukit Kasih Kanonang kini tampak berubah secara signifikan. Saat ini, pembangunan Kolam Renang Air Panas Bukit Kasih hampir mencapai 100 persen. Selain itu, berbagai perbaikan lain seperti anak tangga dan rumah-rumah ibadah dari semua golongan agama di Indonesia yang ada di puncak bukit sudah dalam proses perbaikan.
Tidak hanya itu, tempat refleksi air panas juga telah selesai diperbaiki. Di lokasi tersebut, sejumlah kedai UMKM sudah disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi masyarakat setempat.
Keberadaan Gubernur YSK di lokasi tersebut tidak hanya sekedar kunjungan rutin, tetapi juga menunjukkan niat tulus untuk memajukan objek wisata yang selama ini tidak difungsikan secara optimal. Hal ini memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar dan pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam serta fasilitas yang tersedia di Bukit Kasih Kanonang.
Peran Koordinator Stafsus Novi Mewengkang
Novi Mewengkang, Koordinator Stafsus Gubernur YSK yang juga merupakan putra asli Kanonang, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Gubernur YSK. Ia menilai bahwa Gubernur YSK tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi pengembangan objek wisata tersebut.
"Secara khusus masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur YSK yang memberikan perhatian untuk membangun kembali kompleks Bukit Kasih," ujar Mewengkang.
Ia menambahkan bahwa Objek Wisata Bukit Kasih dulunya menjadi primadona pariwisata setelah dibangun oleh Gubernur Drs. A.J. Sondakh. Namun, setelah itu, objek wisata ini semakin redup karena kurangnya perhatian dari pemerintah provinsi.
"Puji Tuhan setelah Bapak YSK menjabat Gubernur barulah dibangun kembali dimana hasilnya sudah dapat dirasakan, terima kasih Gubernur YSK," tutup Mewengkang.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meskipun pembangunan telah mencapai tahap akhir, masih ada tantangan yang harus dihadapi, seperti pemeliharaan jangka panjang dan pengelolaan yang lebih efisien. Namun, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, Bukit Kasih Kanonang memiliki potensi besar untuk kembali menjadi destinasi wisata yang diminati.
Selain itu, keberadaan UMKM di sekitar lokasi juga menjadi faktor penting dalam menunjang perekonomian lokal. Dengan adanya akses yang lebih baik dan fasilitas yang lengkap, para pelaku usaha kecil dan menengah dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.
Dengan peningkatan kualitas wisata dan infrastruktur, Bukit Kasih Kanonang diharapkan dapat menjadi salah satu ikon wisata yang menarik minat wisatawan lokal maupun internasional. Kehadiran Gubernur YSK dan komitmennya terhadap pembangunan objek wisata ini menjadi awal yang baik menuju masa depan yang lebih cerah bagi wilayah Sulawesi Utara.
Komentar
Kirim Komentar