
Inovasi Siswa Yogyakarta yang Mengubah Limbah Pertanian Menjadi Kertas dan Kompos
Di tengah perhatian masyarakat terhadap limbah pertanian seperti jagung, tebu, dan batang pisang sebagai sampah biasa, seorang siswi dari Yogyakarta justru melihatnya sebagai potensi besar. Dengan kreativitas yang luar biasa, ia berhasil mengubah limbah tersebut menjadi produk bernilai, seperti kertas dan kompos. Inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga membawa prestasi membanggakan bagi dirinya.
Adalah Nasywaa Aliya Ramadhani Herenda, siswi SMAN 3 Yogyakarta, yang berhasil mencuri perhatian dalam ajang Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2025. Ia berhasil meraih posisi runner-up atau pemenang level Silver dalam kompetisi bergengsi ini. Karya Nasywaa dengan judul AGROPEVIA menarik perhatian dewan juri karena selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), memberikan solusi nyata untuk masalah lingkungan, sekaligus memiliki potensi ekonomi yang besar.
Kebahagiaan tak bisa disembunyikan oleh Nasywaa setelah dinobatkan sebagai salah satu inovator muda terbaik di Indonesia. Baginya, ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk terus menciptakan karya-karya bermanfaat.
Saya sangat senang dapat mewakili Astra Motor Yogyakarta serta sekolah saya SMAN 3 Yogyakarta menjadi runner-up dalam ajang AHM Best Student 2025. Semoga melalui kompetisi ini saya dapat menginspirasi sekitar dan menjadi langkah awal untuk terus berkreasi, ujar Nasywaa.
Perjuangan Nasywaa untuk mencapai titik ini tidak mudah. Ia harus bersaing dengan 1.214 siswa dari 36 provinsi di Indonesia, sebelum akhirnya lolos menjadi satu dari 26 finalis yang beradu gagasan di tingkat nasional.
Pihak Astra Motor Yogyakarta sebagai perwakilan regional pun turut bangga atas pencapaian ini. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Nasywaa atas prestasinya.
Selamat untuk Nasywaa telah berhasil menorehkan prestasi di AHM Best Student 2025, kami Astra Motor Yogyakarta turut mengapresiasi dan bangga, hal ini juga menunjukkan bahwa semangat berprestasi dan kepedulian terhadap inovasi sosial telah tumbuh kuat di kalangan generasi muda Yogyakarta dan sekitarnya, ujar Adm. and Finance Sub Departement Head Astra Motor Yogyakarta Rissyo Melandy.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menambahkan bahwa ajang ini dirancang untuk mendorong kreativitas Gen Z agar peduli, percaya diri, dan unggul. Kami berharap karya mereka dapat memberi dampak positif bagi masyarakat, tambah Muhibbuddin.
Inovasi dari Nasywaa kini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan daerahnya. Lebih dari itu, ia menjadi inspirasi bahwa solusi untuk masalah besar seringkali datang dari ide-ide sederhana yang ada di sekitar kita. Berikut beberapa aspek penting dari karya Nasywaa:
-
Konsep yang Inovatif
Nasywaa mengembangkan metode pengolahan limbah pertanian menjadi produk bernilai. Hal ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. -
Dampak Lingkungan
Proses ini mengurangi jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan, sehingga membantu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. -
Potensi Ekonomi
Produk yang dihasilkan memiliki nilai jual, baik dalam bentuk kertas maupun kompos, yang dapat digunakan oleh masyarakat luas. -
Keberlanjutan
Inovasi ini selaras dengan SDGs, terutama target terkait lingkungan dan ekonomi hijau.
Komentar
Kirim Komentar