
Cuaca Hujan Tidak Mengurangi Semangat Peserta 5K Color Run di Manokwari
Di tengah hujan yang turun deras, peserta 5K Color Run di Manokwari, Papua Barat, tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti lari 5 kilometer yang menjadi bagian dari Festival Teluk Doreh 2025. Acara ini digelar untuk memperingati HUT ke-127 Kota Manokwari, yang berlangsung pada Sabtu (25/10/2025) pagi.
Hujan mulai mengguyur kota Manokwari sejak pukul 05.30 WIT dan terus berlangsung hingga menjelang start lari di Jalan Merdeka. Meski cuaca tidak bersahabat, para peserta tampak antusias dan siap mengikuti acara tersebut. Awalnya, rencana pelaksanaan 5K Color Run dijadwalkan pada pukul 06.00 WIT, namun sempat diundur karena kondisi hujan yang cukup parah. Penundaan ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan peserta.
Para peserta yang sudah hadir sejak subuh mencari tempat berteduh di bangunan-bangunan dekat lokasi kegiatan. Meskipun beberapa di antara mereka basah akibat rintikan hujan, mereka tetap menunggu dengan sabar sambil saling bercanda dan bersemangat. Beberapa peserta juga memanfaatkan waktu itu untuk melakukan pemanasan ringan agar tubuh tetap hangat dan siap berlari.
Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di antara peserta yang datang dari berbagai kalangan, termasuk pelajar dan mahasiswa. Mereka mengenakan baju putih yang disediakan oleh panitia 5K Color Run HUT Manokwari. Banyak peserta yang lengkap dengan sepatu olahraga, topi, serta botol air mineral yang dibawa sebagai persiapan.
Salah satu peserta yang tak menyebutkan namanya mengatakan bahwa ia telah menyiapkan diri sejak malam hari. Ia merasa tidak ingin melewatkan momen olahraga sekaligus hiburan yang sangat dinantikan. Meski sempat tertunda karena hujan, suasana di lokasi kegiatan tetap ramai dan meriah. Para peserta tampak antusias dan tidak terpengaruh oleh kondisi cuaca yang kurang ideal.
Kondisi Lokasi dan Persiapan Peserta
Selain cuaca yang tidak menentu, persiapan peserta juga terlihat sangat matang. Banyak dari mereka membawa perlengkapan olahraga seperti sepatu lari, topi, dan tas ransel. Beberapa peserta juga terlihat berdiskusi tentang jalur lari dan strategi yang akan diambil selama perlombaan.
Beberapa peserta bahkan membawa alat-alat pemanasan seperti warm-up atau stretching untuk memastikan tubuh mereka dalam kondisi optimal saat lari dimulai. Di samping itu, banyak dari mereka juga saling memberi semangat satu sama lain, baik melalui ucapan maupun tindakan.
Meski hujan mengguyur, tidak sedikit peserta yang tetap bersemangat dan siap untuk mengikuti lomba. Bahkan, ada beberapa peserta yang tampak lebih santai dan menikmati suasana acara. Mereka berfoto dengan teman-teman atau sekadar duduk sambil menunggu hujan reda.
Suasana Akhir Pagi
Saat hujan mulai reda, para peserta mulai bergerak menuju titik start. Mereka tampak lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan lari 5 kilometer. Sejumlah petugas keamanan dan panitia juga terlihat aktif dalam memastikan kelancaran acara.
Sebelum lari dimulai, peserta diberikan pengarahan singkat oleh panitia. Mereka diingatkan untuk menjaga kesehatan dan keamanan selama lari. Selain itu, peserta juga diberitahu tentang jalur lari dan titik-titik penting yang harus dihindari.
Dengan semangat yang tinggi, peserta akhirnya siap untuk memulai lari. Meski cuaca tidak ideal, suasana di lokasi tetap terasa penuh energi dan antusiasme. Acara ini bukan hanya sekadar lari, tapi juga menjadi momen kebersamaan dan kebanggaan bagi masyarakat Manokwari.
Komentar
Kirim Komentar