Hujan 1 Jam Luluhkan Jalanan Bojonegoro, Kendaraan Nekat Mogok di Banjir

Hujan 1 Jam Luluhkan Jalanan Bojonegoro, Kendaraan Nekat Mogok di Banjir

Hujan 1 Jam Luluhkan Jalanan Bojonegoro, Kendaraan Nekat Mogok di Banjir

Banjir di Bojonegoro Akibat Hujan Deras

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Minggu (26/10/2025) petang menyebabkan sejumlah jalan protokol terendam banjir. Kejadian ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Bojonegoro dan sekitarnya selama satu jam. Genangan air yang terbentuk membuat beberapa kendaraan yang nekat menerobos banjir menjadi mogok di tengah jalan.

Advertisement

Beberapa ruas jalan yang terdampak banjir antara lain Jalan Panglima Sudirman (Pangsud), Jalan Diponegoro, Jalan Pattimura, dan Jalan Veteran. Drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan yang besar menyebabkan air meluap ke badan jalan. Hal ini memicu genangan air yang cukup dalam, terutama di kawasan Jalan Pangsud, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa atau sekitar 40 sampai 50 cm.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa banyak pengendara motor yang nekat menerobos genangan air harus berhenti karena kendaraannya mogok. Beberapa pemuda setempat turun tangan untuk membantu mendorong kendaraan dan memberi arahan kepada pengguna jalan agar mencari rute alternatif agar tidak terjebak banjir.

Menurut Wahyu, warga setempat, kawasan Jalan Pangsud sering tergenang air setiap kali hujan deras turun. Ia mengatakan, "Hujan tadi sekitar satu jam, mulai pukul 17.00 WIB sampai sekarang. Daerah sini memang sudah langganan banjir kalau hujan deras."

Sementara itu, Rizki (24), warga lainnya, menjelaskan bahwa meskipun gorong-gorong di kawasan tersebut telah diperbaiki oleh Pemkab Bojonegoro, masalah banjir belum sepenuhnya teratasi. "Sudah biasa banjir, satu sampai dua jam setelah hujan reda biasanya juga mulai surut," katanya.

Hingga berita ini rampung, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur wilayah Bojonegoro. Genangan air di beberapa titik mulai berangsur surut, namun sejumlah pengendara tetap diminta waspada dan berhati-hati saat melintas di jalan raya.

Penyebab Banjir di Wilayah Bojonegoro

Banyak faktor yang menyebabkan banjir di Bojonegoro. Salah satunya adalah drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi. Selain itu, kondisi tanah yang tidak meresapkan air secara optimal juga menjadi penyebab utama.

Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengatasi masalah ini, seperti perbaikan gorong-gorong dan pembersihan saluran air. Namun, penanganan banjir masih menjadi tantangan besar, terutama ketika hujan turun dalam waktu singkat dan intensitas tinggi.

Tindakan Pencegahan dan Peringatan

Warga Bojonegoro disarankan untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras. Mereka juga diminta untuk menghindari melewati jalur yang tergenang air, karena risiko kendaraan mogok sangat tinggi. Dalam situasi seperti ini, penting bagi pengemudi untuk memperhatikan kondisi jalan dan mengambil rute alternatif jika diperlukan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air. Hal ini dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya banjir.

Upaya Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah melakukan berbagai langkah untuk mengatasi banjir yang sering terjadi. Termasuk dalam hal ini adalah pembersihan saluran air, perbaikan sistem drainase, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tahan terhadap curah hujan tinggi. Meskipun begitu, masalah banjir masih menjadi isu yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak terkait.

Kesimpulan

Banjir di Bojonegoro merupakan fenomena yang sering terjadi, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Genangan air yang dalam dan jalan yang terendam membuat aktivitas masyarakat terganggu. Dengan adanya upaya pemerintah dan kesadaran masyarakat, diharapkan banjir bisa diminimalkan dan dampaknya bisa lebih terkendali.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar