
Pertandingan Dramatis dengan Enam Gol di Eredivisie
Pertandingan yang penuh drama tersaji di Stadion Abe Lenstra pada Sabtu dini hari, 25 Oktober 2025 WIB. SC Heerenveen harus puas bermain imbang 3-3 melawan tamunya, NAC Breda, dalam laga pekan ke-10 Eredivisie 2025/26. Laga ini berjalan terbuka sejak awal hingga peluit akhir, dengan kedua tim saling menyerang dan menciptakan peluang berbahaya.
Heerenveen langsung tampil agresif di awal pertandingan. Pemain mereka, Joris van Overeem, memberikan ancaman dengan tembakan yang nyaris mengarah ke gawang NAC, meski masih melebar sedikit. Namun, tuan rumah akhirnya berhasil unggul lebih dulu pada injury time babak pertama (45+3). Gol tercipta lewat gol bunuh diri dari pemain bertahan NAC, Terence Kongolo, saat ia berusaha memotong umpan silang tajam ke kotak penalti. Skor 1-0 untuk Heerenveen pun menjadi hasil sementara di babak pertama.
Memasuki babak kedua, NAC Breda tampil lebih agresif dan mampu menyamakan skor pada menit ke-55. Leo Greiml mencetak gol lewat sundulan yang sempurna setelah memanfaatkan sepak pojok. Tiga menit kemudian, NAC justru berbalik unggul 2-1 lewat tendangan keras Sydney van Hooijdonk yang tak mampu dijangkau kiper Heerenveen, Bernt Klaverboer.
Namun keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Pada menit ke-68, Maas Willemsen berhasil memperbaiki skor menjadi 2-2 setelah memanfaatkan umpan Oliver Braude. Heerenveen kemudian kembali memimpin 3-2 lewat aksi Vaclav Sejk di menit ke-80, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang NAC.
Sayangnya, kemenangan di depan mata sirna setelah Mohammed Nassoh mencetak gol penyeimbang pada menit 90+4. Gol ini tercipta setelah menerima umpan matang dari Charles-Andreas Brym. Skor akhir pun menjadi 3-3.
Secara statistik, NAC Breda lebih dominan dalam penguasaan bola dengan persentase 53% dan menciptakan 11 peluang sepanjang laga. Namun, Heerenveen justru lebih efisien dengan lima tembakan tepat sasaran yang berbuah tiga gol.
Hasil imbang ini membuat Heerenveen menempati peringkat ke-11 klasemen Eredivisie dengan 13 poin dari 10 pertandingan. Mereka unggul empat angka dari NAC Breda yang berada di posisi ke-14. Meski tampil tajam di lini depan, kelemahan Heerenveen dalam menjaga konsentrasi hingga menit akhir kembali terlihat. Gol Nassoh di masa tambahan waktu menjadi bukti bahwa lini belakang mereka masih perlu pembenahan.
Sebaliknya, NAC Breda menunjukkan mental baja. Meskipun tertinggal dua kali di laga tandang, mereka tetap mampu memaksakan hasil imbang lewat kerja keras dan determinasi tinggi hingga detik terakhir.
Komentar
Kirim Komentar