
Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Kampas Ganda Motor Matic
Menggunakan motor matic memang nyaman, terutama dalam kondisi lalu lintas yang padat. Namun, ada beberapa kebiasaan sepele yang bisa menyebabkan kerusakan pada komponen penting seperti kampas ganda CVT. Hal ini sering kali tidak disadari oleh pengendara, sehingga bisa berdampak buruk pada performa kendaraan.

Apa Itu Kampas Ganda CVT?
Kampas ganda CVT (Continuously Variable Transmission) adalah komponen yang berperan penting dalam menghubungkan tenaga mesin dengan roda belakang. Biasanya, kampas ganda ini akan habis secara merata saat dilakukan servis berkala. Namun, terkadang terjadi ketidakseimbangan di mana hanya satu sisi yang lebih cepat aus.
Penyebab Kampas Ganda Habis Sebelah
Menurut Ryan Fasha, pemilik bengkel K.1 Garage di Bekasi, salah satu penyebab utama kampas ganda CVT habis sebelah adalah kebiasaan menahan gas saat motor sedang berhenti atau macet di tanjakan. Hal ini membuat bagian tapak kampas ganda tidak menggigit secara merata ke mangkok ganda.
Karena hanya sebelah saja bagian yang bersinggungan ke mangkok ganda, hasilnya kampas ganda jadi habis sebelah juga, jelas Ryan.
Dampak dari Kebiasaan Ini
Dampak dari kampas ganda yang habis sebelah bisa sangat signifikan. Proses transfer tenaga mesin ke roda belakang menjadi tidak optimal. Biasanya, kampas bagian depan yang termakan duluan. Saat dipakai berakselerasi, motor bisa terasa gredek atau getar akibat kampas yang tidak merata.
Selain itu, kebiasaan menahan motor menggunakan tenaga mesin ketika berhenti di tanjakan juga bisa menyebabkan kampas dan mangkok ganda overheat. Efeknya, permukaan kampas dan mangkok ganda akan berubah, yang dapat menyebabkan gejala slip.
Tips untuk Menghindari Kerusakan
Untuk menghindari hal ini, Ryan menyarankan pengendara untuk menggunakan rem atau parking lock saat berhenti cukup lama di jalan tanjakan. Hal ini akan membantu mengurangi beban pada kampas ganda dan menjaga keseimbangan antara bagian kiri dan kanan.
Kesimpulan
Kebiasaan sepele seperti menahan gas saat berhenti di tanjakan ternyata bisa berdampak besar pada komponen motor matic. Dengan memahami penyebab dan cara mencegahnya, pengendara bisa menjaga performa dan umur kendaraannya lebih lama. Jadi, jangan abaikan kebiasaan kecil ini, karena bisa berujung pada kerusakan yang lebih serius.
Komentar
Kirim Komentar