
Koperasi Merah Putih di Sulawesi Barat Mulai Beroperasi
Di Sulawesi Barat, hanya dua koperasi merah putih yang telah resmi beroperasi dan menjadi percontohan. Kedua koperasi tersebut berada di Kelurahan Nosu, Kabupaten Mamasa, serta Kelurahan Sidodadi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sulbar, Muhammad Hisyam Said, menjelaskan bahwa meskipun proses pembentukan koperasi sudah mencapai 100 persen, operasional di lapangan masih terbatas.
Menurut Hisyam, sebanyak delapan koperasi lainnya telah mengajukan pembiayaan ke Bank BNI. Namun, pencairan dana masih tertunda karena menunggu penyelesaian mekanisme pembiayaan.
Sementara dipending dulu karena menunggu mekanisme pembiayaannya, jelasnya.
Kolaborasi dengan UMKM Lokal
Diskoperindag Sulbar mendorong koperasi desa untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Tujuannya adalah agar produk-produk unggulan desa bisa terangkat dan memiliki nilai tambah.
Harapan kami, koperasi-koperasi di desa itu bisa mengangkat produk-produk lokal dengan berkolaborasi bersama UMKM, kata Hisyam.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan daya saing produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat setempat.
Pemanfaatan Teknologi Digital
Selain kolaborasi, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi fokus dalam memperluas jangkauan pemasaran produk lokal. Salah satu contohnya adalah melalui DigiKop, sebuah platform digital dari Telkom yang menyediakan e-commerce bagi UMKM.
Melalui DigiKop, produk-produk UMKM bisa dipasarkan di seluruh koperasi desa yang terkoneksi menggunakan platform tersebut. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan memperluas pasar bagi produk lokal.
Tantangan dan Langkah Lanjutan
Meski ada progres yang signifikan, masih terdapat tantangan dalam pengembangan koperasi merah putih di Sulawesi Barat. Selain masalah pembiayaan, kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang manfaat koperasi juga menjadi hambatan.
Diskoperindag Sulbar berencana untuk melakukan serangkaian pelatihan dan workshop kepada anggota koperasi dan UMKM. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan koperasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis.
Selain itu, pemerintah daerah juga sedang mempertimbangkan kebijakan pendukung yang lebih proaktif, seperti insentif pajak atau bantuan modal usaha. Hal ini diharapkan dapat memberikan dorongan tambahan bagi koperasi dan UMKM di wilayah ini.
Kesimpulan
Pengembangan koperasi merah putih di Sulawesi Barat merupakan langkah penting dalam membangkitkan ekonomi lokal. Meskipun masih ada tantangan, upaya yang dilakukan oleh Diskoperindag Sulbar dan mitra-mitranya menunjukkan komitmen untuk membawa koperasi dan UMKM menuju masa depan yang lebih baik.
Dengan kolaborasi yang kuat, pemanfaatan teknologi, dan dukungan dari pemerintah, koperasi merah putih diharapkan bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan di daerah ini.
Komentar
Kirim Komentar