GAZA, aiotrade
Hamas mengungkapkan bahwa mereka sedang memperluas pencarian jasad sandera Israel di wilayah Gaza. Pernyataan ini disampaikan oleh Hamas pada hari Minggu (26/10/2025), setelah mendapatkan bantuan dari Mesir. Sebelumnya, pihak Mesir telah mengerahkan tim ahli dan alat berat untuk membantu proses pencarian tersebut.
Pemenuhan kewajiban untuk mengembalikan jasad sandera Israel menjadi salah satu bagian dari gencatan senjata yang tengah diawasi oleh Amerika Serikat (AS). Dalam kesepakatan tersebut, Hamas diharapkan dapat segera mengembalikan semua jasad sandera Israel. Sementara itu, Israel telah menyetujui pengembalian 15 jasad warga Palestina untuk setiap jasad sandera Israel yang dikembalikan.
Saat ini, Hamas telah berhasil mengembalikan jasad dari 15 sandera Israel. Namun, dalam lima hari terakhir, tidak ada penyerahan jasad baru yang dilakukan. Di sisi lain, Israel telah mengembalikan sebanyak 195 jasad warga Palestina, dengan banyak dari mereka belum bisa diidentifikasi.
Khalil Al-Haya, pemimpin Hamas di Gaza, menyatakan bahwa kelompoknya saat ini sedang melakukan pencarian di area-area baru untuk menemukan jasad dari 13 sandera Israel yang tersisa. Ia juga menjelaskan bahwa upaya pencarian tersebut masih menghadapi berbagai tantangan akibat kerusakan yang luas di wilayah Gaza.
Presiden AS Donald Trump, dalam pernyataannya pada hari Sabtu (25/10/2025), memberi peringatan bahwa ia sedang memantau situasi secara dekat untuk memastikan bahwa Hamas dapat mengembalikan semua jasad dalam waktu 48 jam ke depan. Ia menulis di media sosial bahwa "beberapa jasad sulit untuk dicapai, namun beberapa yang lain bisa dikembalikan sekarang, dan untuk beberapa hal mereka tidak melakukannya."
Tim bantuan dari Mesir, yang dilengkapi dengan eskavator dan bulldozer, telah memasuki wilayah Gaza pada hari Sabtu. Mereka menjadi bagian dari upaya mediator untuk memastikan gencatan senjata berjalan sesuai rencana. Dua pejabat Mesir yang meminta anonimitas menyebutkan bahwa kehadiran tim tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pencarian dan pengembalian jasad sandera.
Beberapa faktor seperti kerusakan infrastruktur dan kondisi medan yang sulit membuat proses pencarian jasad semakin rumit. Namun, bantuan dari Mesir diharapkan dapat membantu mempercepat proses tersebut. Selain itu, komunikasi antar pihak terkait juga diperlukan untuk memastikan transparansi dan kepercayaan dalam pelaksanaan gencatan senjata.
Proses pengembalian jasad sandera menjadi salah satu isu penting dalam konflik yang terjadi selama beberapa bulan terakhir. Tidak hanya berdampak pada hubungan antara Israel dan Hamas, tetapi juga memengaruhi stabilitas di wilayah Gaza secara keseluruhan. Dengan adanya bantuan internasional, harapan untuk mencapai solusi yang lebih cepat dan efektif semakin terbuka.
Komentar
Kirim Komentar