
Kehancuran yang Dihindari oleh Gol Jarak Jauh
AC Milan nyaris mengalami kekalahan mengejutkan di kandang sendiri sebelum Zachary Athekame menjadi pahlawan lewat gol jarak jauhnya di masa injury time. Laga Serie A yang berlangsung pada Jumat malam itu berakhir imbang 2-2, hasil yang menyelamatkan Rossoneri dari malu di hadapan tim juru kunci, Pisa.
Milan sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Rafael Leo sudah membawa tim unggul lebih dulu pada menit ketujuh, menegaskan status Milan sebagai favorit kuat. Performa yang bagus ini membuat banyak orang percaya bahwa tim asuhan Stefano Pioli akan mudah mengalahkan Pisa.
Namun, permainan berubah setelah turun minum. Pisa, yang baru promosi ke Serie A musim ini setelah absen selama 34 tahun, tampil lebih berani. Mereka tidak takut untuk mengambil inisiatif serangan dan memberikan tekanan berkelanjutan kepada lini belakang Milan.
Petaka pertama bagi Milan datang pada menit ke-60 ketika Juan Cuadrado sukses mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ini menjadi titik balik dalam pertandingan, karena Pisa mulai percaya diri dan terus menekan.
Drama semakin memanas lima menit jelang waktu normal berakhir, ketika MBala Nzola memanfaatkan umpan panjang untuk menaklukkan Mike Maignan dan membawa Pisa unggul 2-1. San Siro seolah membeku. Pisa, yang belum pernah menang di markas Milan sejak 1981, tinggal menghitung menit menuju kemenangan bersejarah.
Namun Zachary Athekame punya cerita lain. Dari jarak sekitar 10 meter di luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan rendah yang menembus kerumunan pemain dan bersarang di tiang dekat gawang Pisa. Skor berubah 2-2 di menit ketiga injury time, menyelamatkan wajah Milan sekaligus posisi mereka di puncak klasemen.
Tambahan satu poin membuat AC Milan unggul dua angka di atas Inter, Napoli, dan Roma menjelang laga akhir pekan. Hasil ini juga menunjukkan bahwa Milan masih memiliki kemampuan untuk bertahan di puncak klasemen meskipun menghadapi tantangan besar.
Sementara itu, hasil imbang ini juga memberi sedikit napas lega bagi Pisa yang kini keluar dari dasar klasemen dengan empat poin dari sembilan pertandingan, satu poin di atas Fiorentina dan Genoa. Meskipun kalah, Pisa tetap merasa puas dengan performa mereka di laga ini, terutama karena berhasil memperoleh poin penting di kandang Milan.
Perjalanan Pisa yang Menjanjikan
Pisa, yang baru saja kembali ke Serie A setelah absen selama 34 tahun, menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di kompetisi tertinggi Italia. Meskipun kalah dalam laga ini, mereka mampu menunjukkan permainan yang solid dan berani. Hal ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh klub yang baru kembali ke divisi elit.
Selain itu, hasil imbang ini juga memberi motivasi bagi Pisa untuk terus berkembang. Dengan empat poin dari sembilan pertandingan, mereka telah meninggalkan zona terbawah klasemen dan memiliki peluang untuk terus meningkatkan posisi mereka.
Kemenangan atau hasil imbang yang didapat di kandang Milan adalah langkah penting dalam perjalanan Pisa di Serie A. Meskipun belum bisa meraih kemenangan, mereka tetap percaya bahwa masa depan mereka di liga ini sangat menjanjikan.
Komentar
Kirim Komentar