Gempa Mag 6,3 Guncang NTT, Pusat di Barat Laut TTU

Gempa Mag 6,3 Guncang NTT, Pusat di Barat Laut TTU

Gempa Mag 6,3 Guncang NTT, Pusat di Barat Laut TTU

Gempa Bumi Magnitudo 6,3 Mengguncang Nusa Tenggara Timur

Pada dini hari Senin (27/10/2025), wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang oleh gempa bumi yang berkekuatan magnitudo 6,3. Peristiwa ini terjadi pada pukul 01.04 Wita dan langsung ditangani oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Advertisement

Gempa bumi tersebut memiliki pusat di 82 kilometer barat laut Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dengan koordinat 9,06 Lintang Selatan dan 123,97 Bujur Timur. Pusat kedalaman gempa berada pada ketinggian 75 kilometer. Meskipun begitu, getaran gempa terasa hingga di Kota Kupang, ibukota NTT, yang berjarak sekitar 196 kilometer dari Kota Kefamenanu, ibukota Kabupaten TTU yang menjadi kota terdekat dari pusat gempa.

Masyarakat di sekitar wilayah tersebut merasakan getaran gempa selama sekitar 5 hingga 10 detik. Namun, BMKG melalui saluran resminya menyatakan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Meski demikian, lembaga tersebut tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat tidak lengah dalam menghadapi potensi risiko yang bisa muncul setelah gempa besar.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG menegaskan bahwa meskipun gempa bumi kali ini tidak menimbulkan ancaman tsunami, masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan. Bahkan, mereka mengingatkan bahwa gempa susulan bisa saja terjadi dalam waktu dekat.

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan oleh BMKG antara lain:

  • Memastikan diri dan keluarga dalam keadaan aman saat gempa terjadi
  • Menjauhi area yang rawan longsor atau bangunan yang tidak kuat
  • Memperhatikan informasi resmi dari BMKG melalui media dan situs web resmi

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Dengan tetap tenang dan berpikir jernih, masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi darurat seperti gempa bumi.

Penanganan Darurat dan Informasi Terkini

Sampai saat ini, belum ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa bumi ini. Namun, pihak BMKG tetap memantau kondisi secara berkala untuk memastikan tidak ada perubahan yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Selain itu, beberapa instansi terkait seperti BPBD dan TNI-Polri juga telah melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi kemungkinan bencana lanjutan.

Kepedulian masyarakat terhadap informasi resmi sangat penting. Dengan memperhatikan pengumuman dari BMKG, masyarakat dapat memperoleh data yang akurat dan terpercaya, sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat.

Kesimpulan

Gempa bumi dengan magnitudo 6,3 yang terjadi di NTT merupakan peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam. Meskipun tidak menimbulkan dampak besar, gempa ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dan pengetahuan tentang bencana.

Dengan tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi, masyarakat dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Semoga situasi tetap stabil dan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan yang serius.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar